Setelah 10 Tahun Negosiasi, Indonesia-Uni Eropa Capai Kesepakatan Perdagangan Bebas
Senin, 14 Juli 2025 - 08:21 WIB
Menurut Prabowo, kesepakatan CEPA mengakomodasi kepentingan ekonomi kedua belah pihak dan diyakini akan memberikan manfaat strategis yang saling menguntungkan. Ia menyoroti posisi Eropa sebagai pemimpin di bidang sains, teknologi, dan keuangan, sementara Indonesia kaya akan sumber daya strategis.
"Kemitraan antara Eropa dan Indonesia, yang juga bagian dari ASEAN, akan menjadi kontribusi sangat penting bagi stabilitas ekonomi dan geopolitik dunia," ujarnya dalam keterangan pers, Senin (14/7).
Prabowo juga berharap agar implementasi dari kesepakatan ini bisa segera dilaksanakan dan menandai babak baru hubungan ekonomi yang lebih erat. Ia bahkan menyampaikan keinginan agar penandatanganan perjanjian implementatif bisa kembali dilakukan di Brussels. "Kami ingin melihat Eropa yang lebih kuat dan kami ingin bekerja sama dengan Eropa," tegasnya.
Sementara, Ursula von der Leyen menyambut positif terobosan tersebut dan menyebutnya sebagai peluang emas bagi kedua pihak. Ia menyatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu ekonomi terbesar di dunia dengan produk domestik bruto (PDB) mencapai 1,2 triliun euro.
"Indonesia juga merupakan pemasok utama berbagai barang penting untuk transisi digital dan ramah lingkungan di Eropa," ungkap Ursula.
"Kemitraan antara Eropa dan Indonesia, yang juga bagian dari ASEAN, akan menjadi kontribusi sangat penting bagi stabilitas ekonomi dan geopolitik dunia," ujarnya dalam keterangan pers, Senin (14/7).
Prabowo juga berharap agar implementasi dari kesepakatan ini bisa segera dilaksanakan dan menandai babak baru hubungan ekonomi yang lebih erat. Ia bahkan menyampaikan keinginan agar penandatanganan perjanjian implementatif bisa kembali dilakukan di Brussels. "Kami ingin melihat Eropa yang lebih kuat dan kami ingin bekerja sama dengan Eropa," tegasnya.
Sementara, Ursula von der Leyen menyambut positif terobosan tersebut dan menyebutnya sebagai peluang emas bagi kedua pihak. Ia menyatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu ekonomi terbesar di dunia dengan produk domestik bruto (PDB) mencapai 1,2 triliun euro.
"Indonesia juga merupakan pemasok utama berbagai barang penting untuk transisi digital dan ramah lingkungan di Eropa," ungkap Ursula.
Lihat Juga :