Sukseskan GPM, Kantorpos Solo Salurkan 9 Ton Beras Murah untuk Warga

Senin, 21 Juli 2025 - 13:26 WIB
Sebagai mitra penjualan, Pos Indonesia memanfaatkan jaringan logistiknya yang luas, mencakup kabupaten, kecamatan, hingga desa, untuk mendistribusikan beras murah secara merata. Endy menegaskan bahwa beras ini dapat dibeli oleh masyarakat umum, dengan pengecualian bagi para pedagang.

"Siapa saja warga Indonesia dapat membeli beras ini, kecuali pedagang. Tujuannya untuk konsumsi rumah tangga, bukan untuk dijual kembali," ujarnya.

Pos Indonesia juga mendukung distribusi GPM secara digital melalui sistem Point of Sales (POS) yang terintegrasi. Teknologi ini digunakan untuk mendata pembeli, memastikan ketepatan sasaran, serta mempercepat pelayanan di lapangan.

Adapun untuk harga, program ini menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) berdasarkan zona. Untuk Zona 1 (Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, Sulawesi) Rp12.500/kg. Zona 2 (Sumatera selain Lampung dan Sumsel, NTT, Kalimantan) Rp13.100/kg. Zona 3 (Maluku dan Papua) Rp13.500/kg Setiap konsumen dibatasi maksimal dua kemasan 5 kilogram (2 pax) per pembelian, guna menjaga pemerataan distribusi.

EGM Kantorpos KCU Solo, Shinta menjelaskan persiapan pelaksanaan GPM dilakukan secara cepat dan terkoordinasi sejak menerima arahan dari pusat. Beras pertama dikirimkan dari Bulog malam sebelum peluncuran, dan pada hari pelaksanaan tercatat sebanyak 9 ton beras telah diterima untuk didistribusikan ke 9 Kantor Cabang (KC) di bawah KCU Solo. "Khusus di KCU Solo sendiri tersedia dua ton beras hari ini, dan sudah mulai terjadi transaksi sejak pagi," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!