Sukseskan GPM, Kantorpos Solo Salurkan 9 Ton Beras Murah untuk Warga

Senin, 21 Juli 2025 - 13:26 WIB
Ia menambahkan, strategi sosialisasi yang digunakan antara lain pemasangan spanduk, kampanye melalui media sosial, serta koordinasi dengan Pemkot Surakarta dan dinas pangan setempat. Untuk memastikan distribusi tepat sasaran, pembeli diwajibkan menunjukkan KTP. Selain itu, transaksi dilakukan secara digital melalui aplikasi PGC dan metode pembayaran nontunai (cashless).

Program GPM Beras SPHP ini ditargetkan berlangsung selama dua bulan, namun dapat diperpanjang hingga enam bulan tergantung evaluasi pelaksanaan. Jika berhasil, titik distribusi akan ditambah hingga mencapai 2.000 lokasi di seluruh Indonesia.

Program ini merupakan hasil sinergi antara Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Pertanian, Perum Bulog, dan sejumlah BUMN termasuk Pos Indonesia, ID Food, dan PTPN. Baca juga: Kembali Tinjau Penyaluran BSU, Wapres Puji Pelayanan PosIND Cepat dan Nyaman

Sebelumnya, Pos Indonesia juga turut andil dalam penyaluran pangan pokok selama Operasi Pasar Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 2025. Bahan pangan eelain berasyang dijual murah waktu itu lebih beragam.

Dengan semangat “Melayani Negeri,” Pos Indonesia berkomitmen menjadi mitra aktif pemerintah dalam menjamin keterjangkauan dan ketersediaan pangan pokok di seluruh penjuru negeri. Program GPM ini tidak hanya menjadi langkah strategis dalam pengendalian inflasi pangan, tetapi juga mempertegas peran BUMN dalam mendukung ketahanan dan kesejahteraan nasional.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!