Pemerintah Tegaskan Tarif AS 19% untuk Indonesia Sudah Final dan Mengikat

Senin, 21 Juli 2025 - 19:44 WIB
Terkait dengan pembelian produk dari AS, Airlangga menyampaikan, Indonesia telah mengimpor sejumlah komoditas dari negara tersebut, termasuk energi, gandum, dan kedelai.

"Ada reorientasi sumber pembelian energi, dan sebagian akan kami konsentrasikan ke Amerika. Tetapi secara keseluruhan, tidak ada tambahan signifikan terhadap barang impor dari Indonesia," tuturnya.

Pemerintah berharap kebijakan ini akan memperkuat hubungan dagang bilateral dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global, khususnya di sektor tekstil dan produk agrikultur yang selama ini menghadapi tekanan tarif tinggi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!