Tanam Pohon Paulownia di Sarawak, AYP Ajak Lestarikan Lingkungan dan Pacu Industri Hijau

Senin, 21 Juli 2025 - 21:32 WIB
Paulownia dikenal sebagai "pohon masa depan" yang memiliki kemampuan unik untuk tumbuh kembali dengan cepat setelah ditebang. Tak hanya itu, pohon ini mampu menyerap karbon dioksida hingga 10 kali lebih besar dibandingkan pohon biasa, menjadikannya sangat potensial untuk mendukung target penurunan emisi karbon.

Baca Juga: Hadiri Pengukuhan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, AYP: Perkuat Komitmen Merah Putih dan Ekonomi Bangsa

Delegasi Kadin Indonesia juga mengunjungi laboratorium milik TSG Group untuk menyaksikan langsung proses sterilisasi dan pengembangan bibit Paulownia. Kegiatan dilanjutkan dengan meninjau kebun tempat pohon-pohon tersebut ditanam dan berhasil tumbuh kembali pasca pemangkasan.

“Kami sangat senang dan merasa terhormat atas kesempatan bekerja sama dengan Kadin Indonesia. Kami berharap dapat membawa pohon masa depan ini ke Indonesia, untuk ditanam dan dikembangkan di tanah air,” kata Dato Chris Chung.

Selain proyek penghijauan dan energi hijau, TSG Group juga tengah mengembangkan kawasan pusat data ramah lingkungan, membuka peluang kolaborasi lintas sektor yang lebih luas antara Malaysia dan Indonesia di masa mendatang.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!