Isu Bahaya Galon Guna Ulang Dinilai Berpotensi Rugikan Pelaku UMKM

Senin, 21 Juli 2025 - 22:02 WIB
Para praktisi kesehatan juga tidak menemukan laporan yang mengaitkan galon guna ulang dengan gangguan kesehatan. Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra menyatakan belum ada evidence base yang menunjukkan dampak luas terkait konsumsi galon tersebut.

Baca Juga: Peneliti Temukan Ratusan Ribu Partikel Plastik dalam Air Kemasan, Berbahayakah bagi Kesehatan?

Pakar Hukum Persaingan Usaha Ningrum Natasya Sirait menilai isu percepatan pelabelan BPA yang masif dihembuskan tanpa bukti kredibel berpotensi menjadi alat persaingan usaha yang tidak sehat. "Pengaduan tanpa evidence base layaknya laporan tanpa bukti ke polisi, tak layak ditanggapi," ujar Ningrum.

Dia menegaskan bahwa klaim bahaya kesehatan harus didasarkan pada uji laboratorium dan bukti nyata adanya penyakit yang diakibatkan oleh kemasan tersebut. "Jika belum ada bukti ilmiah dan fakta di masyarakat, tidak perlu ada kebijakan terburu-buru," tambahnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!