Ethereum Melonjak 80%, Donald Trump Catat Kepemilikan Rp4,3 Triliun

Rabu, 23 Juli 2025 - 22:28 WIB
Di Indonesia sendiri, Ethereum tetap menjadi salah satu aset kripto favorit di platform Indodax. Hingga 21 Juli 2025, volume perdagangan ETH di pasar IDR Indodax tercatat lebih dari Rp5,7 triliun, menempati posisi keempat setelah Bitcoin, Ripple, dan Fartcoin.

Baca Juga: Aksi China Buang Dolar Terus Berlanjut, Sepanjang April Lepas Obligasi AS Rp133 Triliun

Antony mencatat, minat masyarakat Indonesia terhadap Ethereum meningkat seiring pertumbuhan ekosistem DeFi dan Web3 yang ditopang oleh jaringan Ethereum. “Ethereum menjadi fondasi banyak proyek inovatif. Nilai riil yang diciptakan menarik perhatian investor lokal,” ujarnya.

Meski begitu, Antony tetap mengingatkan risiko volatilitas tinggi yang melekat pada aset kripto. Ia menyarankan para investor untuk tetap menerapkan strategi disiplin seperti Dollar-Cost Averaging (DCA) agar tetap stabil dalam jangka panjang.

"Strategi DCA membantu mengurangi dampak fluktuasi harga. Yang terpenting adalah fokus pada nilai fundamental dari Ethereum sebagai teknologi masa depan," pungkas dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!