Merger Maskapai Dinilai Berisiko, Praktisi Usulkan Aliansi Strategis

Rabu, 30 Juli 2025 - 15:07 WIB
Dian yang telah malang melintang selama lebih dari 30 tahun di dunia penerbangan mengusulkan skema alternatif berbentuk aliansi strategis antar maskapai sebagai solusi yang lebih realistis, fleksibel, dan berorientasi jangka panjang.

Menurutnya, skema aliansi memungkinkan maskapai berkolaborasi dalam rute, layanan, dan efisiensi operasional tanpa harus melebur identitas dan struktur perusahaan masing-masing. Ia bahkan mencontohkan keberhasilan aliansi global seperti SkyTeam, yang berhasil menggabungkan kekuatan banyak maskapai dengan tetap menjaga keunikan masing-masing.

"Aliansi tidak hanya kerja sama teknis. Ini adalah strategi bisnis berbasis sinergi. Setiap maskapai bisa tetap memiliki karakter dan pasar sendiri, namun dalam satu jaringan yang saling mendukung," katanya.

Dian juga menegaskan bahwa transformasi sektor aviasi nasional harus mempertimbangkan faktor geografis dan kebutuhan pembangunan antarwilayah di Indonesia. Transportasi udara disebutnya sebagai infrastruktur vital, bukan sekadar bisnis.

"Jika salah kelola, dampaknya bukan hanya kerugian finansial, tapi bisa mengganggu pembangunan nasional yang bergantung pada aksesibilitas udara," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!