Kekuatan Ekonomi Global Berubah Arah, BRICS Bakal Ungguli G7 Tiga Kali Lipat di 2028
Kamis, 31 Juli 2025 - 07:49 WIB
Sementara, 10 negara anggota BRICS yang diperluas menunjukkan pertumbuhan yang jauh lebih tinggi. India diproyeksikan tumbuh paling pesat, antara 6,2%-6,8%. Disusul Ethiopia 5,5%–6,0%, China 4,5%–5,0%, dan Indonesia 5,1%–5,2%.
Negara anggota BRICS lainnya juga mencatatkan proyeksi pertumbuhan yang solid: Uni Emirat Arab 3,5%–3,9%, Mesir 3,0%–3,6%, Iran 2,0%–2,5%, Brasil 2,0%–2,3%, Rusia 1,5%–2,2%, dan Afrika Selatan 1,4%–1,7%.
Baca Juga: Berapa Jumlah Korban Gempa Bumi di Rusia?
Hanya satu negara BRICS yang diperkirakan tumbuh di bawah 2%, kontras dibandingkan dengan G7, di mana tidak ada negara yang mencapai ambang pertumbuhan 2%. Tren ini mengindikasikan pergeseran kekuatan ekonomi global menuju negara-negara berkembang yang tergabung dalam BRICS. Selain memperluas pengaruh ekonomi, BRICS juga dinilai semakin relevan dalam tatanan geopolitik baru.
Negara anggota BRICS lainnya juga mencatatkan proyeksi pertumbuhan yang solid: Uni Emirat Arab 3,5%–3,9%, Mesir 3,0%–3,6%, Iran 2,0%–2,5%, Brasil 2,0%–2,3%, Rusia 1,5%–2,2%, dan Afrika Selatan 1,4%–1,7%.
Baca Juga: Berapa Jumlah Korban Gempa Bumi di Rusia?
Hanya satu negara BRICS yang diperkirakan tumbuh di bawah 2%, kontras dibandingkan dengan G7, di mana tidak ada negara yang mencapai ambang pertumbuhan 2%. Tren ini mengindikasikan pergeseran kekuatan ekonomi global menuju negara-negara berkembang yang tergabung dalam BRICS. Selain memperluas pengaruh ekonomi, BRICS juga dinilai semakin relevan dalam tatanan geopolitik baru.
(nng)
Lihat Juga :