Pastikan Kelancaran Distribusi BBM di Jember, Gubernur Jatim-Pertamina Sidak Bersama
Kamis, 31 Juli 2025 - 22:06 WIB
"Jember ini disuplai dari Terminal Tanjung Wangi. Kemudian kita melihat ada antrian panjang di Ketapang, karena memang menurut BMKG gelombangnya tinggi sehingga Ketapang Gilimanuk PP Itu diminta untuk tidak diberlakukan pelayaran sampai hari ini, sampai hari Kamis ini. Mudah-mudahan sore kita sudah mendapatkan lampu hijau dari BMKG karena betapa pun mengurai antrean panjang itu menjadi penting," ungkapnya melalui keterangan pers, Kamis (31/7/2025).
Di sisi lain, lanjut dia, ekosistem dari proses suplai dan distribusi terminal-terminal Pertamina ini sudah dilakukan sedemikian rupa. Menurut Khofifah, hal ini menunjukkan keseriusan Pertamina dalam mengatasi kelangkaan BBM di Jember akibat masalah-masalah di Ketapang maupun yang lainnya. "Saya akan terus memantau perkembangan distribusi BBM ke SPBU di Jember dan sekitarnya," imbuh Khofifah.
Atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut, Pertamina Patra Niaga mengungkapkan apresiasinya. "Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Gubernur dalam upaya kami menormalisasi suplai dan distribusi BBM di Jember dan sekitarnya. Kami sudah banyak melakukan penambahan mobil tangki termasuk juga perbantuan lintas region untuk bisa men-support suplai BBM," tegas Direktur RID Pertamina Patra Niaga Hari Purnomo.
Penutupan Jalur Gumitir diestimasi akan berlangsung selama dua bulan hingga 24 September 2025. Penutupan ini berdampak besar bagi banyak aspek, termasuk distribusi BBM Pertamina Patra Niaga yang secara normal dipasok dari Terminal BBM Banyuwangi. Terkait dengan itu, segala upaya mitigasi, alternatif dan skenario lapangan telah dilaksanakan sebagai komitmen kelancaran distribusi BBM bagi masyarakat terdampak.
Executive GM Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Aji Anom Purwasakti dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa kondisi Jember sudah mulai terurai. Baca Juga: Direksi Pertamina Patra Niaga Pantau Langsung Tambahan Pasokan BBM untuk Jember
Di sisi lain, lanjut dia, ekosistem dari proses suplai dan distribusi terminal-terminal Pertamina ini sudah dilakukan sedemikian rupa. Menurut Khofifah, hal ini menunjukkan keseriusan Pertamina dalam mengatasi kelangkaan BBM di Jember akibat masalah-masalah di Ketapang maupun yang lainnya. "Saya akan terus memantau perkembangan distribusi BBM ke SPBU di Jember dan sekitarnya," imbuh Khofifah.
Atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut, Pertamina Patra Niaga mengungkapkan apresiasinya. "Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Gubernur dalam upaya kami menormalisasi suplai dan distribusi BBM di Jember dan sekitarnya. Kami sudah banyak melakukan penambahan mobil tangki termasuk juga perbantuan lintas region untuk bisa men-support suplai BBM," tegas Direktur RID Pertamina Patra Niaga Hari Purnomo.
Penutupan Jalur Gumitir diestimasi akan berlangsung selama dua bulan hingga 24 September 2025. Penutupan ini berdampak besar bagi banyak aspek, termasuk distribusi BBM Pertamina Patra Niaga yang secara normal dipasok dari Terminal BBM Banyuwangi. Terkait dengan itu, segala upaya mitigasi, alternatif dan skenario lapangan telah dilaksanakan sebagai komitmen kelancaran distribusi BBM bagi masyarakat terdampak.
Executive GM Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Aji Anom Purwasakti dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa kondisi Jember sudah mulai terurai. Baca Juga: Direksi Pertamina Patra Niaga Pantau Langsung Tambahan Pasokan BBM untuk Jember
Lihat Juga :