Kinerja Tumbuh Solid, MSIN Catat Pendapatan Rp1,87 Triliun di Semester I-2025
Jum'at, 01 Agustus 2025 - 10:42 WIB
Pendapatan dari segmen konten dan kekayaan intelektual (IP) tercatat sebesar Rp921 miliar, meningkat 4 persen secara tahunan. Permintaan terhadap portofolio konten MSIN yang mencakup lebih dari 300 ribu jam, termasuk format animasi dan live-action, terus meningkat baik di dalam negeri maupun melalui kerja sama lisensi dengan platform global.
Sementara, pendapatan dari sektor periklanan mencapai Rp684 miliar atau naik 5 persen dibandingkan semester I-2024. Pertumbuhan ini ditopang oleh performa positif dari RCTI+ sebagai platform AVOD OTT serta penguatan kehadiran digital MSIN melalui konten bermerek dan kampanye terintegrasi di berbagai kanal media sosial.
Pendapatan dari langganan juga mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 24 persen menjadi Rp398 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan jumlah pelanggan Vision+ yang kini mencapai 4,1 juta, serta keberhasilan strategi bundling konten yang ditargetkan bagi segmen pria, wanita, dan anak-anak.
Vision+ terus menghadirkan produksi konten original secara konsisten, termasuk peluncuran mikrodrama dan tayangan olahraga eksklusif. Pendekatan berbasis demografi ini turut memperkuat loyalitas pengguna dan posisi Vision+ sebagai salah satu platform OTT dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia.
Untuk mendukung ekspansi konten, beban langsung MSIN naik 21 persen menjadi Rp1,217 triliun. Kenaikan ini disebabkan oleh peningkatan produksi konten di berbagai genre dan format, yang dirancang untuk dapat dimonetisasi lintas platform dan membuka peluang lisensi dengan mitra internasional.
Sementara, pendapatan dari sektor periklanan mencapai Rp684 miliar atau naik 5 persen dibandingkan semester I-2024. Pertumbuhan ini ditopang oleh performa positif dari RCTI+ sebagai platform AVOD OTT serta penguatan kehadiran digital MSIN melalui konten bermerek dan kampanye terintegrasi di berbagai kanal media sosial.
Pendapatan dari langganan juga mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 24 persen menjadi Rp398 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan jumlah pelanggan Vision+ yang kini mencapai 4,1 juta, serta keberhasilan strategi bundling konten yang ditargetkan bagi segmen pria, wanita, dan anak-anak.
Vision+ terus menghadirkan produksi konten original secara konsisten, termasuk peluncuran mikrodrama dan tayangan olahraga eksklusif. Pendekatan berbasis demografi ini turut memperkuat loyalitas pengguna dan posisi Vision+ sebagai salah satu platform OTT dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia.
Untuk mendukung ekspansi konten, beban langsung MSIN naik 21 persen menjadi Rp1,217 triliun. Kenaikan ini disebabkan oleh peningkatan produksi konten di berbagai genre dan format, yang dirancang untuk dapat dimonetisasi lintas platform dan membuka peluang lisensi dengan mitra internasional.
Lihat Juga :