Airlangga: Fenomena Rohana dan Rojali Bukan Daya Beli Turun, tapi Pilih Belanja Online
Jum'at, 01 Agustus 2025 - 14:13 WIB
"Saya sudah menyampaikan kepada Aprindo dan asosiasi lain agar mempertimbangkan program diskon besar-besaran. Misalnya, HUT ke-80 RI bisa dijadikan momen diskon 80 persen untuk produk tertentu. Ini bisa menjadi pemicu belanja," ungkapnya.
Baca Juga: Fenomena Rojali, Lemahnya Daya Beli dan Bayang-bayang Krisis Ekonomi
Dia meyakini, promosi semacam itu efektif dalam membangkitkan gairah belanja masyarakat sekaligus menjaga roda ekonomi tetap berputar. Pemerintah juga terus memperkuat daya saing industri nasional agar tetap kompetitif di pasar domestik maupun global.
Lebih lanjut, ia menyebut pemerintah sedang mempertimbangkan sejumlah insentif lain untuk mendorong daya beli masyarakat, seperti diskon sektor transportasi, pariwisata, dan ritel. "Industri harus bersiap menghadapi perubahan ini secara adaptif," tegasnya.
Secara umum, fenomena "rojali dan rohana" dipandang sebagai tantangan struktural yang dihadapi sektor ritel nasional. Namun dengan kombinasi kebijakan fiskal, promosi kreatif, serta reformasi logistik dan digital, pemerintah optimistis konsumsi rumah tangga akan tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: Fenomena Rojali, Lemahnya Daya Beli dan Bayang-bayang Krisis Ekonomi
Dia meyakini, promosi semacam itu efektif dalam membangkitkan gairah belanja masyarakat sekaligus menjaga roda ekonomi tetap berputar. Pemerintah juga terus memperkuat daya saing industri nasional agar tetap kompetitif di pasar domestik maupun global.
Lebih lanjut, ia menyebut pemerintah sedang mempertimbangkan sejumlah insentif lain untuk mendorong daya beli masyarakat, seperti diskon sektor transportasi, pariwisata, dan ritel. "Industri harus bersiap menghadapi perubahan ini secara adaptif," tegasnya.
Secara umum, fenomena "rojali dan rohana" dipandang sebagai tantangan struktural yang dihadapi sektor ritel nasional. Namun dengan kombinasi kebijakan fiskal, promosi kreatif, serta reformasi logistik dan digital, pemerintah optimistis konsumsi rumah tangga akan tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.
(nng)
Lihat Juga :