Dari Kebun hingga Kesejahteraan, Studi SROI Kopi Langit Bali Ukur Dampak Sosial Askrindo

Senin, 04 Agustus 2025 - 11:00 WIB
Foto: Doc. Istimewa
PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo yang merupakan anggota holding Asuransi dan Penjaminan, Indonesia Financial Group (IFG), melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), melaksanakan kegiatan Pengukuran Social Return on Investment (SROI) untuk program Kopi Langit Kintamani yang juga merupakan Mitra Binaan Askrindo yang berlangsung pada 12 Juli 2025 di Desa Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.

Direktur Utama Askrindo, M Fankar Umran, mengatakan bahwa TJSL Askrindo mendorong terus berkontribusi pada pembangunan sosial dan lingkungan, salah satunya dengan memberdayakan masyarakat agar mandiri secara ekonomi dan sosial.



“Pemberdayaan Masyarakat di wilayah Kintamani, Bali, berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang berkelanjutan. Selain itu kemandirian ekonomi serta peningkatan kualitas hidup juga menjadi tujuan utama pada program pemberdayaan Kopi Langit Bali ini. Diharapkan, pemberdayaan Masyarakat seperti ini, bisa kita terapkan juga di wilayah-wilayah yang provinsi lain sehingga program yang ada semakin bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Fankar.

Adapun manfaat dari pengukuran SROI pada pemberdayaan petani Kopi Langit Bali yakni untuk mengukur dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari program pemberdayaan petani kopi yang telah dijalankan sejak tahun 2022. Melalui pendekatan SROI, PT Askrindo berupaya mendapatkan gambaran menyeluruh tentang sejauh mana program ini memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat penerima manfaat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!