Gawat! Amerika Serikat Berada di Tepi Jurang Resesi Ekonomi

Rabu, 06 Agustus 2025 - 07:25 WIB
Dia juga telah memberlakukan tarif pada ratusan mitra dagang AS, menjadikannya sebagai strategi "resiprokal" untuk mendapatkan syarat perdagangan yang lebih baik, melindungi pekerjaan, menghidupkan kembali manufaktur, mengurangi defisit, dan mendanai keringanan pajak.

Baca Juga: Membaca Kematian Dolar dan Tumpukan Utang AS Rp591.735 Triliun, Seberapa Gawat?

Zandi tidak sendirian dalam memperingatkan tentang risiko tersebut. Ketua Fed Jerome Powell juga mengeluarkan, peringatan seupa bahwa tarif impor dapat secara tajam meningkatkan inflasi dan pengangguran. Institut Kebijakan Ekonomi memperkirakan bahwa rencana deportasi massal Trump dapat menghancurkan hampir 6 juta pekerjaan.

Almamater Trump, Wharton School di Universitas Pennsylvania, memperingatkan bahwa deportasi akan mengecilkan sebagian besar gaji pekerja, memotong GDP, dan membuat defisit anggaran federal semakin bengkak ketika kondisinya sudah sangat besar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!