Digital Fraud Layanan Keuangan Bukan Ancaman Masa Depan, Melainkan Realitas Hari Ini
Rabu, 06 Agustus 2025 - 21:39 WIB
Ketua Umum Ikatan Audit Intern Bank (IAIB) Indonesia, Antonius Gunadi juga turut memberikan sambutannya pada acara ini. Forum ini menjadi wake-up call bagi pelaku industri keuangan untuk menyadari bahwa sektor finansial kini menjadi target utama serangan digital .
Partner Governance Risk Control Consulting RSM Indonesia GMB, Daniel Probo sebagai salah satu narasumber menjelaskan tiga tren utama risiko fraud di sektor jasa keuangan yakni serangan terhadap new account creation, logins, dan payment systems. Daniel menekankan pentingnya penerapan kerangka tata kelola dan pemantauan terintegrasi untuk memperkuat pencegahan dan deteksi.
“Governance framework dan sistem monitoring terintegrasi perlu dibangun secara menyeluruh melalui empat langkah utama: menetapkan peran, akuntabilitas, dan pengambilan keputusan yang jelas; mengintegrasikan manajemen risiko fraud ke dalam proses bisnis; menstandarkan kebijakan serta menyelaraskan kontrol; serta memastikan auditabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku,” jelas Daniel.
“Mencermati digital fraud ini penting untuk know your enemy, sense atas risikonya, pahami perkembangan teknologi terkini, dan telusuri akar masalahnya. Semua ini bisa dicapai dengan pengetahuan yang tepat dan terus diperbarui,” sambungnya.
Partner Governance Risk Control Consulting RSM Indonesia GMB, Daniel Probo sebagai salah satu narasumber menjelaskan tiga tren utama risiko fraud di sektor jasa keuangan yakni serangan terhadap new account creation, logins, dan payment systems. Daniel menekankan pentingnya penerapan kerangka tata kelola dan pemantauan terintegrasi untuk memperkuat pencegahan dan deteksi.
“Governance framework dan sistem monitoring terintegrasi perlu dibangun secara menyeluruh melalui empat langkah utama: menetapkan peran, akuntabilitas, dan pengambilan keputusan yang jelas; mengintegrasikan manajemen risiko fraud ke dalam proses bisnis; menstandarkan kebijakan serta menyelaraskan kontrol; serta memastikan auditabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku,” jelas Daniel.
“Mencermati digital fraud ini penting untuk know your enemy, sense atas risikonya, pahami perkembangan teknologi terkini, dan telusuri akar masalahnya. Semua ini bisa dicapai dengan pengetahuan yang tepat dan terus diperbarui,” sambungnya.
Lihat Juga :