Tak Ingin Hubungan dengan Rusia Retak, India Pertahankan Impor Minyak 1,75 Juta Barel per Hari
Senin, 11 Agustus 2025 - 07:44 WIB
Sementara, Afrika Selatan juga menunjukkan ketahanan ekonomi dengan mengendalikan inflasi dan menarik investasi asing, meski terkena tarif AS sebesar 30%. Dilansir dari Watcher Guru, Bank Sentral India (RBI) disebut-sebut mempertahankan level stabil USD/INR di kisaran 88 dengan fleksibilitas rupee yang meningkat seiring inflasi yang terkendali. Langkah ini memperkuat posisi India dalam menghadapi fluktuasi pasar global.
Baca Juga: Putin Disebut Bersedia Akhiri Perang Jika Ukraina Serahkan Wilayahnya ke Rusia
Di sisi lain, ketegangan AS-China tetap menjadi faktor krusial bagi stabilitas BRICS. Jika hubungan kedua negara memburuk setelah tenggat waktu 12 Agustus, dampaknya bisa memengaruhi solidaritas kelompok ini.
Krisis ini menguji apakah BRICS benar-benar mampu menjaga kesatuan di bawah tekanan geopolitik, atau justru terpecah oleh kepentingan nasional masing-masing anggota. India, dengan keputusannya mempertahankan impor minyak Rusia, menjadi contoh nyata bagaimana negara BRICS mencoba menyeimbangkan hubungan dengan Barat dan mitra strategisnya.
Baca Juga: Putin Disebut Bersedia Akhiri Perang Jika Ukraina Serahkan Wilayahnya ke Rusia
Di sisi lain, ketegangan AS-China tetap menjadi faktor krusial bagi stabilitas BRICS. Jika hubungan kedua negara memburuk setelah tenggat waktu 12 Agustus, dampaknya bisa memengaruhi solidaritas kelompok ini.
Krisis ini menguji apakah BRICS benar-benar mampu menjaga kesatuan di bawah tekanan geopolitik, atau justru terpecah oleh kepentingan nasional masing-masing anggota. India, dengan keputusannya mempertahankan impor minyak Rusia, menjadi contoh nyata bagaimana negara BRICS mencoba menyeimbangkan hubungan dengan Barat dan mitra strategisnya.
(nng)
Lihat Juga :