China dan AS Adem Ayem, Trump Resmi Perpanjang Gencatan Tarif 90 Hari

Selasa, 12 Agustus 2025 - 08:30 WIB
Baca Juga: 7 Negara dengan Lahan Tersubur di Dunia, 2 di Antaranya Saling Bunuh

Pada pertemuan di London Juni lalu, Beijing menyetujui ekspor mineral tanah jarang ke AS, sementara Washington melanjutkan peninjauan izin pengiriman chip AI Nvidia H20 ke China. Kendati demikian, analis menilai kendali China atas mineral tanah jarang tetap menjadi senjata utama dalam negosiasi.

"China yakin momentum ada di pihaknya karena Trump ingin segera menandatangani kesepakatan dan mengamankan pertemuan puncak dengan Presiden Xi Jinping pada musim gugur," kata William Yang, analis senior Asia Timur Laut di International Crisis Group.

Xi Jinping dijadwalkan menghadiri KTT ASEAN di Kuala Lumpur pada Oktober mendatang. Pertemuan itu berpotensi menjadi ajang diplomasi tingkat tinggi antara dua pemimpin negara adidaya sekaligus menentukan arah hubungan perdagangan mereka ke depan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!