Koperasi Merah Putih Tak Pakai Uang APBN, Zulhas Ungkap Skemanya
Sabtu, 16 Agustus 2025 - 23:48 WIB
“Misalnya ada tujuh gerai yang diperintahkan oleh Bapak Presiden. Antara lain sembako, gas 3 kg, pupuk itu semua yang dibutuhkan desa. Kemudian ada juga layanan Brilink, Mandiri Link, dan BSI Link. Itu dari rentenir bisa langsung akses perbankan dengan cepat," jelasnya.
Menko Zulhas juga menuturkan bahwa Kopdes akan dilengkapi fasilitas seperti gudang penampungan hasil pertanian, serta akan bekerja sama dengan Bulog dan PT Pos Indonesia dalam menyalurkan bantuan sosial dan komoditas pertanian seperti gabah dan jagung.
Ia menekankan, bahwa Kopdes akan menjadi bagian dari infrastruktur penting pemerintah, termasuk untuk operasi pasar dan distribusi bahan pokok seperti beras dan minyak goreng. Baca Juga: Presiden Prabowo: Koperasi Desa Merah Putih Basmi Tengkulak dan Rentenir
“Sekarang Pak Amran kalau mau melaksanakan operasi pasar, itu sulit sekali. Berasnya masuk pasar, pasar bisa dioplos, bisa dicampur. Kalau kita harga minyak goreng tinggi, kita masuknya ke mana? Ke pasar. Pasar juga bisa dicampur," ungkap Menko Zulhas.
"Tapi dengan Kopdes nanti kita punya 80 ribu jaringan, ya itulah yang akan menjadi infrastruktur pemerintah, termasuk nanti untuk melayani makanan bergizi di setiap desa. Sehingga diharapkan ekonomi bisa tumbuh dari desa," pungkasnya.
Menko Zulhas juga menuturkan bahwa Kopdes akan dilengkapi fasilitas seperti gudang penampungan hasil pertanian, serta akan bekerja sama dengan Bulog dan PT Pos Indonesia dalam menyalurkan bantuan sosial dan komoditas pertanian seperti gabah dan jagung.
Ia menekankan, bahwa Kopdes akan menjadi bagian dari infrastruktur penting pemerintah, termasuk untuk operasi pasar dan distribusi bahan pokok seperti beras dan minyak goreng. Baca Juga: Presiden Prabowo: Koperasi Desa Merah Putih Basmi Tengkulak dan Rentenir
“Sekarang Pak Amran kalau mau melaksanakan operasi pasar, itu sulit sekali. Berasnya masuk pasar, pasar bisa dioplos, bisa dicampur. Kalau kita harga minyak goreng tinggi, kita masuknya ke mana? Ke pasar. Pasar juga bisa dicampur," ungkap Menko Zulhas.
"Tapi dengan Kopdes nanti kita punya 80 ribu jaringan, ya itulah yang akan menjadi infrastruktur pemerintah, termasuk nanti untuk melayani makanan bergizi di setiap desa. Sehingga diharapkan ekonomi bisa tumbuh dari desa," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :