Apolin Minta Kepastian Pasokan Gas Bumi untuk Industri Oleokimia
Selasa, 19 Agustus 2025 - 21:09 WIB
Norman menuturkan, kapasitas produksi industri oleokimia sebenarnya sudah menurun pada semester I-2025. Salah satu faktor yang memengaruhi ialah tersendatnya distribusi gas HGBT.
Berdasarkan data Apolin, kebutuhan industri dalam negeri diperkirakan mencapai 2.700 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). Namun, pasokan HGBT yang tersedia hanya sekitar 1.600 MMSCFD, dengan lebih dari 50 persen atau sekitar 900 MMSCFD disalurkan kepada BUMN seperti PLN dan Pupuk Indonesia.
Sisa pasokan tersebut kemudian dibagikan untuk kebutuhan perusahaan swasta, sehingga porsinya relatif kecil. Kondisi ini dinilai menekan ruang gerak industri oleokimia yang membutuhkan kepastian energi dalam menjalankan produksinya.
"Dengan alokasi yang terbatas, ditambah adanya wacana pembatasan ke depan, maka dunia usaha berpotensi menghadapi situasi yang makin sulit," kata Norman.
Baca Juga: HGBT Dilanjutkan, Kadin dan Inaplas Optimistis Sektor Industri Makin Kompetitif
Berdasarkan data Apolin, kebutuhan industri dalam negeri diperkirakan mencapai 2.700 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). Namun, pasokan HGBT yang tersedia hanya sekitar 1.600 MMSCFD, dengan lebih dari 50 persen atau sekitar 900 MMSCFD disalurkan kepada BUMN seperti PLN dan Pupuk Indonesia.
Sisa pasokan tersebut kemudian dibagikan untuk kebutuhan perusahaan swasta, sehingga porsinya relatif kecil. Kondisi ini dinilai menekan ruang gerak industri oleokimia yang membutuhkan kepastian energi dalam menjalankan produksinya.
"Dengan alokasi yang terbatas, ditambah adanya wacana pembatasan ke depan, maka dunia usaha berpotensi menghadapi situasi yang makin sulit," kata Norman.
Baca Juga: HGBT Dilanjutkan, Kadin dan Inaplas Optimistis Sektor Industri Makin Kompetitif
Lihat Juga :