Tumbuh Melesat, Rek-Wallet Potensial Dorong Inklusi Keuangan Digital
Selasa, 26 Agustus 2025 - 08:06 WIB
Chief Operating Officer OVO, Eddie Martono, mengatakan bahwa rek-wallet mampu menjawab kebutuhan generasi muda akan solusi keuangan yang praktis menggunakan e-wallet OVO, dengan standar keamanan dan bunga 5% per tahun dari Superbank.
"Rek-wallet juga mengubah dompet digital yang selama ini hanya untuk pengeluaran menjadi sarana menyimpan dan menumbuhkan dana. Dengan cara ini, rek-wallet tidak hanya mengikuti kebiasaan pengguna, tetapi juga memperluas akses ke tabungan formal serta mendorong makin banyak orang masuk ke ekosistem inklusi keuangan," kata Eddie, di Jakarta, Selasa (26/8).
Ia melanjutkan, sejak diluncurkan pada Mei 2025, OVO Nabung sudah melampaui 1 juta pengguna. Hal ini menunjukkan semakin besarnya minat pengguna, khususnya anak muda, terhadap format rek-wallet.
"Capaian 1 juta pengguna OVO Nabung by Superbank dalam dua bulan ini membuktikan tingginya relevansi rek-wallet dengan kebutuhan anak muda saat ini. Mereka tidak hanya mencari kemudahan bertransaksi, tetapi juga menginginkan solusi cerdas untuk menumbuhkan saldo dalam satu aplikasi e-wallet OVO yang praktis, aman, dan tepercaya," papar Eddie.
Ia menjelaskan bahwa melalui OVO Nabung by Superbank, pihaknya menghadirkan pengalaman finansial baru yang menggabungkan kemudahan e-wallet dengan keuntungan bunga dari rekening tabungan. "Ini juga inovasi yang sejalan dengan semangat meningkatkan inklusi keuangan melalui layanan rek-wallet yang #GakAdaRuginya," ujarnya.
Ia menerangkan bahwa melalui proses upgrade yang cepat dan praktis melalui aplikasi OVO, rek-wallet membuka akses lebih mudah bagi pengguna e-wallet harian untuk terhubung dengan layanan perbankan formal. "Pendekatan ini menjadikan kanal digital sebagai pintu masuk inklusif yang menjembatani kebutuhan masyarakat yang belum memiliki rekening bank (unbanked) dan yang terbatas akses perbankan (underbanked)," ujarnya.
"Rek-wallet juga mengubah dompet digital yang selama ini hanya untuk pengeluaran menjadi sarana menyimpan dan menumbuhkan dana. Dengan cara ini, rek-wallet tidak hanya mengikuti kebiasaan pengguna, tetapi juga memperluas akses ke tabungan formal serta mendorong makin banyak orang masuk ke ekosistem inklusi keuangan," kata Eddie, di Jakarta, Selasa (26/8).
Ia melanjutkan, sejak diluncurkan pada Mei 2025, OVO Nabung sudah melampaui 1 juta pengguna. Hal ini menunjukkan semakin besarnya minat pengguna, khususnya anak muda, terhadap format rek-wallet.
"Capaian 1 juta pengguna OVO Nabung by Superbank dalam dua bulan ini membuktikan tingginya relevansi rek-wallet dengan kebutuhan anak muda saat ini. Mereka tidak hanya mencari kemudahan bertransaksi, tetapi juga menginginkan solusi cerdas untuk menumbuhkan saldo dalam satu aplikasi e-wallet OVO yang praktis, aman, dan tepercaya," papar Eddie.
Ia menjelaskan bahwa melalui OVO Nabung by Superbank, pihaknya menghadirkan pengalaman finansial baru yang menggabungkan kemudahan e-wallet dengan keuntungan bunga dari rekening tabungan. "Ini juga inovasi yang sejalan dengan semangat meningkatkan inklusi keuangan melalui layanan rek-wallet yang #GakAdaRuginya," ujarnya.
Ia menerangkan bahwa melalui proses upgrade yang cepat dan praktis melalui aplikasi OVO, rek-wallet membuka akses lebih mudah bagi pengguna e-wallet harian untuk terhubung dengan layanan perbankan formal. "Pendekatan ini menjadikan kanal digital sebagai pintu masuk inklusif yang menjembatani kebutuhan masyarakat yang belum memiliki rekening bank (unbanked) dan yang terbatas akses perbankan (underbanked)," ujarnya.
Lihat Juga :