Pikiran Terbaik Negeri 2025 Buktikan Ide Anak Muda Jadi Motor Penggerak Kemajuan
Selasa, 26 Agustus 2025 - 22:21 WIB
“Kami percaya bahwa transformasi yang semakin baik lahir dari tiga hal: inovasi, kolaborasi, dan impact,” ujar Ketua Yayasan BUMN, Syafuan.
Pikiran Terbaik Negeri bukan sekadar program, melainkan sebuah gerakan kolektif yang mengkolaborasikan berbagai stakeholders. “Anak-anak bangsa inilah yang akan memberikan dampak global. Ungkapan act local, but think globally akan terwujud nyata melalui karya rekan-rekan sekalian. Apa yang dilakukan di sini tidak akan berhenti pada tahap ide, tetapi justru akan mengantarkan pada pengakuan di tingkat global ke depannya,” ujar Rabin Hattari, Sekretaris Kementerian BUMN RI.
Sementara itu Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Investasi Strategis, Pahala Mansury menekankan, pentingnya keberlanjutan dari ide-ide para inovator. “Ide saja tidak cukup, tapi bagaimana sebuah ide bisa mendapatkan fasilitasi, diimplementasikan, dan berkelanjutan ke depannya,” jelasnya.
Tahun ini, PTN menaruh fokus pada isu kesehatan ibu & anak, kesehatan mental, ketahanan pangan, ekonomi hijau dan biru, pengelolaan limbah, pemberdayaan perempuan & pemuda, serta inklusi digital. Melalui kolaborasi dengan ElevAIte (Microsoft), lahir kategori khusus inovasi berbasis AI untuk mendorong transformasi digital yang inklusif.
Selain menyaksikan presentasi penerima grants, audiens juga menikmati Exhibition yang menampilkan inovasi para pemenang. Puncak acara berlangsung pada Awarding Night, dengan penyerahan penghargaan kepada para penerima grants 20 wirausaha sosial, 3 ideation, dan 3 inovator PTN x ElevAIte, serta grants tambahan bagi 3 Wirausaha Sosial Terbaik; dengan pemenang pertama Herlens, kedua Agridea, dan ketiga Gawirea. Grants tambahan juga diberikan kepada 1 Wirausaha Sosial Favorit Audiens, yaitu Doctor Tool, dan 1 Wirausaha Sosial Favorit Media Sosial, yaitu Ravelware.
Para finalis ideation turut mempresentasikan gagasan mereka di hadapan investor, komunitas, dan NGO, membuka peluang implementasi nyata. Secara total, Yayasan BUMN menyalurkan lebih dari Rp3 miliar++ impact grants untuk mendorong ide-ide ini berkembang menjadi aksi berkelanjutan.
Pikiran Terbaik Negeri bukan sekadar program, melainkan sebuah gerakan kolektif yang mengkolaborasikan berbagai stakeholders. “Anak-anak bangsa inilah yang akan memberikan dampak global. Ungkapan act local, but think globally akan terwujud nyata melalui karya rekan-rekan sekalian. Apa yang dilakukan di sini tidak akan berhenti pada tahap ide, tetapi justru akan mengantarkan pada pengakuan di tingkat global ke depannya,” ujar Rabin Hattari, Sekretaris Kementerian BUMN RI.
Sementara itu Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Investasi Strategis, Pahala Mansury menekankan, pentingnya keberlanjutan dari ide-ide para inovator. “Ide saja tidak cukup, tapi bagaimana sebuah ide bisa mendapatkan fasilitasi, diimplementasikan, dan berkelanjutan ke depannya,” jelasnya.
Tahun ini, PTN menaruh fokus pada isu kesehatan ibu & anak, kesehatan mental, ketahanan pangan, ekonomi hijau dan biru, pengelolaan limbah, pemberdayaan perempuan & pemuda, serta inklusi digital. Melalui kolaborasi dengan ElevAIte (Microsoft), lahir kategori khusus inovasi berbasis AI untuk mendorong transformasi digital yang inklusif.
Selain menyaksikan presentasi penerima grants, audiens juga menikmati Exhibition yang menampilkan inovasi para pemenang. Puncak acara berlangsung pada Awarding Night, dengan penyerahan penghargaan kepada para penerima grants 20 wirausaha sosial, 3 ideation, dan 3 inovator PTN x ElevAIte, serta grants tambahan bagi 3 Wirausaha Sosial Terbaik; dengan pemenang pertama Herlens, kedua Agridea, dan ketiga Gawirea. Grants tambahan juga diberikan kepada 1 Wirausaha Sosial Favorit Audiens, yaitu Doctor Tool, dan 1 Wirausaha Sosial Favorit Media Sosial, yaitu Ravelware.
Para finalis ideation turut mempresentasikan gagasan mereka di hadapan investor, komunitas, dan NGO, membuka peluang implementasi nyata. Secara total, Yayasan BUMN menyalurkan lebih dari Rp3 miliar++ impact grants untuk mendorong ide-ide ini berkembang menjadi aksi berkelanjutan.
Lihat Juga :