Sudah Terapkan Protokol Kesehatan, Bali Masih Pikir-pikir Undang Wisman

Jum'at, 11 September 2020 - 13:45 WIB
Dia menambahkan, setelah dibuka untuk wisatawan lokal dan wisnus, maka tahapan selanjutnya adalah pembukaan untuk wisatawan mancanegara (wisman). Namun, dengan catatan jika kondisi telah memungkinkan. Menurut Putu Astawa, rencana Pemprov Bali untuk membuka pintu bagi wisman akan diperhatikan dengan matang.

"Untuk membuka pariwisata bagi wisman perlu kehati-hatian, lantaran citra Bali yang kuat di dunia internasional jangan sampai ada second wave dan mencoreng citra Bali sendiri," ucapnya.

Sementara itu, Kemenparekraf mengharapkan dukungan dan sinergi semua stakeholders dalam mendorong bangkitnya pariwisata Bali pascapandemi COVID-19, salah satunya dengan pihak media massa. (Baca juga: Lindungi Penderita Demensia dari Covid-19 )

Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf/Baparekraf Hengky Manurung mengatakan, media berperan penting dalam penyampaian informasi dan edukasi masyarakat dan calon wisatawan yang akan berkunjung ke Bali.

“Peran media sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan calon wisatawan terhadap ‘the new’ pariwisata dan ekonomi kreatif Bali melalui berita yang valid,” ujarnya.

Hengky juga berharap, peran media dalam menyampaikan informasi kepada publik bahwa Bali sebagai representasi pariwisata Indonesia telah siap menyambut kembali kunjungan wisatawan dengan penerapan protokol kesehatan secara disiplin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!