Bagaimana Nasib Proyek Bendungan di Tengah Pandemi? Yuks Intip Perkembangannya

Jum'at, 11 September 2020 - 16:18 WIB
Selain itu WSKT juga tengah mengerjakan Bendungan Tiga Dihaji di Provinsi Sumatera Selatan. Proyek yang dimulai pada tahun 2018 ini progress konstruksinya mencapai 6,23% dan ditargetkan rampung pada kuartal III 2023. Perusahaan juga dipercaya membangun Bendungan Rukoh di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam yang ditargetkan akan rampung pada akhir 2022, saat ini progress proyek tersebut telah mencapai 17,15%.

Bambang melanjutkan, selain di Pulau Jawa dan Sumatera, WSKT juga tengah menyelesaikan Bendungan Tapin di Kalimantan Selatan. Pekerjaan yang dimulai pada tahun 2015 ini sudah mencapai progress 99% dan rencananya akan selesai di tahun ini. Tidak hanya itu, WSKT juga sedang menyelesaikan pembangunan Bendungan Temef di Nusa Tenggara Timur. Proyek yang dimulai pada tahun 2018 tersebut telah mencapai progress 45,04% dan ditargetkan akan selesai pada awal 2022. ( Baca juga:Kembangkan Vaksin Corona, Indonesia Jajaki Kerja Sama dengan Jepang )

“Seluruh progres pekerjaan konstruksi bendungan realisasinya sudah sesuai dengan jadwal yang ditentukan.Kami selalu berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan konstruksi dengan tepat waktu dan juga menghasilkan mutu pekerjaan terbaik,” tambahnya.

Waskita Karya memang memiliki segudang pengalaman dalam pengerjaan proyek di bidang sumber daya air seperti bendungan. Sebelumnya, Waskita telah menyelesaikan beberapa bendung maupun bendungan besar seperti Bendungan Raknamo, Bendungan Gondang, Bendungan Jatigede, Bendungan Teritip, Bendungan Jatibarang, Bendungan Tilong, dan Bendungan Pandan Duri.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!