Tata Nilai INISIATIF Jadi Penunjuk Arah Digitalisasi SDM BPJS Kesehatan

Sabtu, 06 September 2025 - 10:06 WIB
Seluruh platform tersebut dibangun sejalan dengan spirit INISIATIF. Menghadirkan pengelolaan SDM yang transparan, inklusif, efisien, dan adaptif. Selain infrastruktur, BPJS Kesehatan juga menanamkan kompetensi digital sebagai kompetensi inti Duta BPJS Kesehatan, mulai dari digital leadership, data security & privacy, digital empathy & collaboration, hingga digital ethicsdan digital curation.

Pendekatan ini memastikan digitalisasi tidak berhenti pada sistem, tetapi benar-benar memperkuat kapasitas manusia untuk melayani masyarakat. Meski teknologi menjadi akselerator utama, Andi Afdal menekankan bahwa manusia tetap menjadi inti dari proses pengelolaan SDM. Baca juga: 7,39 Juta Peserta PBI JKN Dicoret, Mensos: Tidak Terdaftar di DTSEN dan Dianggap Sejahtera

Melalui bukunya “Mengelola dengan Hati, Berkarya dengan Hasil”, ia menegaskan pentingnya personal touch sebagai resep membangun organisasi berkelanjutan. Karena itu, program seperti kesehatan mental, community of interest, serta komitmen pada diversity, equity, and inclusion (DEI) dijadikan bagian integral dari strategi human capital.

Lingkungan inilah yang memperkuat keberlanjutan JKN sekaligus memastikan Tata Nilai INISIATIF tetap hidup dalam keseharian organisasi. Melalui Tata Nilai INISIATIF sebagai fondasi dan digitalisasi sebagai akselerator pengembangan, BPJS Kesehatan berhasil merancang transformasi SDM yang adaptif, inklusif, dan berdampak nyata bagi keberlanjutan JKN.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!