Keyakinan Konsumen RI Terjun Bebas ke Level Terendah dalam Hampir 3 Tahun, Pertanda Apa?
Rabu, 10 September 2025 - 11:38 WIB
Secara spasial, penurunan IKK terjadi di sebagian besar kota yang disurvei, dengan penurunan terbesar tercatat di Semarang, Banjarmasin, dan Pontianak. Namun, ada juga beberapa kota yang mengalami peningkatan IKK, yaitu Bandar Lampung, Bandung, dan Pangkal Pinang.
Jika dilihat berdasarkan kelompok pengeluaran dan usia, keyakinan konsumen masih relatif terjaga. Kelompok konsumen dengan pengeluaran di atas Rp5 juta menjadi yang paling optimistis, diikuti oleh kelompok pengeluaran Rp4,1–5 juta. Berdasarkan kelompok usia, optimisme tertinggi ada pada responden berusia 20-30 tahun.
Baca Juga: Sri Mulyani Pamit dari Kemenkeu, IHSG Ambrol 1,66% ke 7.636
Penurunan IKK ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah dan pelaku ekonomi untuk mewaspadai potensi perlambatan laju konsumsi rumah tangga di masa mendatang. Persepsi konsumen terhadap kondisi lapangan kerja yang memburuk patut menjadi perhatian serius.
Dalam laporan yang sama, BI mencatat proporsi pendapatan konsumen untuk konsumsi (average propensity to consume ratio) pada Agustus 2025 sebesar 74,8 persen, sementara proporsi pendapatan yang disimpan (saving to income ratio) tercatat 11,4 persen. Kedua angka ini menunjukkan adanya keseimbangan antara pengeluaran dan tabungan, meskipun IKK menunjukkan sentimen yang semakin hati-hati.
Jika dilihat berdasarkan kelompok pengeluaran dan usia, keyakinan konsumen masih relatif terjaga. Kelompok konsumen dengan pengeluaran di atas Rp5 juta menjadi yang paling optimistis, diikuti oleh kelompok pengeluaran Rp4,1–5 juta. Berdasarkan kelompok usia, optimisme tertinggi ada pada responden berusia 20-30 tahun.
Baca Juga: Sri Mulyani Pamit dari Kemenkeu, IHSG Ambrol 1,66% ke 7.636
Penurunan IKK ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah dan pelaku ekonomi untuk mewaspadai potensi perlambatan laju konsumsi rumah tangga di masa mendatang. Persepsi konsumen terhadap kondisi lapangan kerja yang memburuk patut menjadi perhatian serius.
Dalam laporan yang sama, BI mencatat proporsi pendapatan konsumen untuk konsumsi (average propensity to consume ratio) pada Agustus 2025 sebesar 74,8 persen, sementara proporsi pendapatan yang disimpan (saving to income ratio) tercatat 11,4 persen. Kedua angka ini menunjukkan adanya keseimbangan antara pengeluaran dan tabungan, meskipun IKK menunjukkan sentimen yang semakin hati-hati.
(nng)
Lihat Juga :