Keyakinan Konsumen RI Terjun Bebas ke Level Terendah dalam Hampir 3 Tahun, Pertanda Apa?

Rabu, 10 September 2025 - 11:38 WIB
loading...
Keyakinan Konsumen RI...
Calon pembeli memilih sayuran yang dijual di supermarket, Jakarta. FOTO/Antara/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia pada Agustus 2025 tercatat mengalami penurunan signifikan, mencapai level terendah dalam hampir tiga tahun terakhir. Data yang dirilis Bank Indonesia (BI) menunjukkan, IKK berada di angka 117,2, turun dari 118,1 pada bulan sebelumnya.

Meskipun masih berada di level optimistis di atas 100, penurunan ini menjadi perhatian karena merupakan level IKK terendah sejak September 2022. Perlambatan ini mengindikasikan adanya pergeseran sentimen di kalangan konsumen terkait kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi ke depan.

Berdasarkan komponen pembentuknya, Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) pada Agustus tercatat sebesar 105,1, lebih rendah dari Juli yang berada di 106,6. Sementara itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) juga sedikit melambat menjadi 129,2 dari 129,6 pada bulan sebelumnya.

Baca Juga: Gudang Garam PHK Ribuan Buruh, Ketua KSPI: Ekonomi Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Penurunan pada kedua indeks tersebut menunjukkan bahwa konsumen merasa kondisi ekonomi saat ini tidak sekuat sebelumnya dan ekspektasi mereka terhadap kondisi enam bulan mendatang pun sedikit menurun.

Menurut Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, meskipun IKK menurun, tingginya keyakinan konsumen secara keseluruhan masih ditopang oleh IKE dan IEK yang tetap berada di level optimistis. Penurunan terutama terjadi pada Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) yang berada di level pesimistis, yakni 93,2.

Secara spasial, penurunan IKK terjadi di sebagian besar kota yang disurvei, dengan penurunan terbesar tercatat di Semarang, Banjarmasin, dan Pontianak. Namun, ada juga beberapa kota yang mengalami peningkatan IKK, yaitu Bandar Lampung, Bandung, dan Pangkal Pinang.

Jika dilihat berdasarkan kelompok pengeluaran dan usia, keyakinan konsumen masih relatif terjaga. Kelompok konsumen dengan pengeluaran di atas Rp5 juta menjadi yang paling optimistis, diikuti oleh kelompok pengeluaran Rp4,1–5 juta. Berdasarkan kelompok usia, optimisme tertinggi ada pada responden berusia 20-30 tahun.

Baca Juga: Sri Mulyani Pamit dari Kemenkeu, IHSG Ambrol 1,66% ke 7.636

Penurunan IKK ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah dan pelaku ekonomi untuk mewaspadai potensi perlambatan laju konsumsi rumah tangga di masa mendatang. Persepsi konsumen terhadap kondisi lapangan kerja yang memburuk patut menjadi perhatian serius.

Dalam laporan yang sama, BI mencatat proporsi pendapatan konsumen untuk konsumsi (average propensity to consume ratio) pada Agustus 2025 sebesar 74,8 persen, sementara proporsi pendapatan yang disimpan (saving to income ratio) tercatat 11,4 persen. Kedua angka ini menunjukkan adanya keseimbangan antara pengeluaran dan tabungan, meskipun IKK menunjukkan sentimen yang semakin hati-hati.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rekomendasi
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Berita Terkini
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Infografis
Kenali Makanan Apa Saja...
Kenali Makanan Apa Saja yang Boleh Dibawa ke Dalam Pesawat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved