Prof Didin Sarankan Purbaya Terapkan Habibienomics, Apa Itu?
Jum'at, 12 September 2025 - 11:37 WIB
Berdasarkan latar belakangnya sebagai insinyur yang masuk ke ranah ekonomi, Prof Didin menilai Purbaya melihat persoalan ekonomi secara ekonometris, cenderung hanya dari sisi angka dan pertumbuhan saja. Pernyataan Purbaya yang menyebutkan bahwa jika ekonomi sudah tumbuh 6-7 persen maka masyarakat tidak perlu berdemo, dinilai kurang tepat.
"Menkeu baru ini belum berpengalaman dalam menghadapi kompleksitas kebijakan ekonomi yang harus disusun secara matang dan sensitif terhadap kondisi sosial," kata Prof Didin.
Profesor didalam dunia ekonomi ini menekankan Purbaya harus banyak belajar dari pengalaman awalnya, karena peran Menteri Keuangan sangat sentral dalam mendukung pemerintahan Presiden, termasuk dalam pengelolaan fiskal yang kreatif dan inovatif.
"Purbaya harus mampu menyusun kebijakan yang inovatif dan kreatif, menjawab berbagai persoalan seperti target pertumbuhan ekonomi, ketimpangan sosial, rendahnya rasio pajak, dan penumpukan utang negara," jelasnya.
Prof Didin juga melihat peluang bahwa Purbaya dapat menghadirkan "Habibienomics" sebuah pendekatan ekonomi yang mengombinasikan faktor determinan seperti keterbatasan anggaran dan perputaran uang untuk memberikan perspektif baru dalam pengelolaan ekonomi.
"Menkeu baru ini belum berpengalaman dalam menghadapi kompleksitas kebijakan ekonomi yang harus disusun secara matang dan sensitif terhadap kondisi sosial," kata Prof Didin.
Profesor didalam dunia ekonomi ini menekankan Purbaya harus banyak belajar dari pengalaman awalnya, karena peran Menteri Keuangan sangat sentral dalam mendukung pemerintahan Presiden, termasuk dalam pengelolaan fiskal yang kreatif dan inovatif.
"Purbaya harus mampu menyusun kebijakan yang inovatif dan kreatif, menjawab berbagai persoalan seperti target pertumbuhan ekonomi, ketimpangan sosial, rendahnya rasio pajak, dan penumpukan utang negara," jelasnya.
Prof Didin juga melihat peluang bahwa Purbaya dapat menghadirkan "Habibienomics" sebuah pendekatan ekonomi yang mengombinasikan faktor determinan seperti keterbatasan anggaran dan perputaran uang untuk memberikan perspektif baru dalam pengelolaan ekonomi.
Lihat Juga :