Bank Nobu Gelar Symposium Perumahan, Dorong Sinergi Pemerintah, Swasta dan Perbankan
Senin, 15 September 2025 - 21:15 WIB
Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Maruarar Sirait, menekankan perlunya kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, dan sektor perbankan. Ia menyebut kerja sama ini krusial untuk memastikan akses perumahan yang merata bagi masyarakat, sembari menjaga keberlanjutan ekonomi rakyat.
Sementara, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan target pertumbuhan ekonomi 8 persen hanya dapat dicapai melalui penggerak sektor dengan efek berganda besar, salah satunya perumahan. "Inovasi pembiayaan seperti KUR Perumahan menjadi kunci percepatan pertumbuhan sekaligus pemerataan ekonomi," ujarnya.
Senada, Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan sektor perumahan, konstruksi, dan bahan bangunan menciptakan rantai usaha luas yang berpotensi memperkuat daya saing Indonesia. “Dukungan pembiayaan yang tepat akan membuka peluang kerja sekaligus meningkatkan produktivitas nasional,” katanya.
Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Bakrie, mendorong dunia usaha agar berperan aktif dalam mendukung program KUR Perumahan. Menurutnya, partisipasi pengusaha bukan semata peluang bisnis, tetapi juga kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.
Wakil Ketua Umum Koordinasi KADIN Indonesia, James T. Riady, menilai program ini sebagai momentum emas untuk membangun gotong royong. “Pemerintah menyiapkan fasilitas, dunia usaha menghadirkan inovasi, dan masyarakat mendapatkan hunian layak,” ucapnya.
Sementara, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan target pertumbuhan ekonomi 8 persen hanya dapat dicapai melalui penggerak sektor dengan efek berganda besar, salah satunya perumahan. "Inovasi pembiayaan seperti KUR Perumahan menjadi kunci percepatan pertumbuhan sekaligus pemerataan ekonomi," ujarnya.
Senada, Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan sektor perumahan, konstruksi, dan bahan bangunan menciptakan rantai usaha luas yang berpotensi memperkuat daya saing Indonesia. “Dukungan pembiayaan yang tepat akan membuka peluang kerja sekaligus meningkatkan produktivitas nasional,” katanya.
Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Bakrie, mendorong dunia usaha agar berperan aktif dalam mendukung program KUR Perumahan. Menurutnya, partisipasi pengusaha bukan semata peluang bisnis, tetapi juga kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.
Wakil Ketua Umum Koordinasi KADIN Indonesia, James T. Riady, menilai program ini sebagai momentum emas untuk membangun gotong royong. “Pemerintah menyiapkan fasilitas, dunia usaha menghadirkan inovasi, dan masyarakat mendapatkan hunian layak,” ucapnya.
Lihat Juga :