Gas Jadi Pilar Transisi Energi dan Keandalan Listrik Nasional

Selasa, 16 September 2025 - 22:02 WIB
Dengan cadangan gas nasional yang masih besar, antara lain di Papua (11,4 BSCF), Sumatera (9 BSCF), Kalimantan dan Sulawesi (>5 BSCF), serta Jawa (5 BSCF) tantangan utama terletak pada pengembangan lapangan gas baru dan infrastruktur gas.

Untuk itu, PLN tengah mengembangkan infrastruktur gas, di antaranya koneksi pipa West Natuna–Pulau Pemping dan pembangunan Onshore maupun Floating Storage Regasification Unit (FSRU). Saat ini, Indonesia memiliki kapasitas penyimpanan LNG sebesar 700.000 meter kubik dengan kemampuan regasifikasi 1.300 juta kaki kubik per hari. Setelah pengembangan keseluruhan infrastruktur gas, ketahanan energi nasional terutama untuk gas alam akan semakin kuat dengan peningkatan kapasitas penyimpanan menjadi 1,2 juta meter kubik dengan kemampuan regasifikasi mencapai 3.850 juta kaki kubik per hari.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Gandeng SRC Perluas Akses Bright Gas

Rakhmad menegaskan keberhasilan transisi energi dan keandalan sistem kelistrikan nasional bergantung pada sinergi seluruh pemangku kepentingan.

“Kami membutuhkan dukungan Pemerintah terkait kepastian alokasi gas jangka panjang, baik dari sumber baru, perpanjangan alokasi yang ada maupun pengalihan kontrak ekspor yang akan berakhir. Dukungan kebijakan dan percepatan perizinan infrastruktur juga sangat kami harapkan,” tutup Rakhmad.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!