Jumlah Bank Bangkrut di Indonesia Terus Bertambah, Scarring Effect Pandemi Masih Terasa

Kamis, 18 September 2025 - 11:26 WIB
Namun di balik hal itu, jumlah BPR justru kian merosot. Pada Juni 2024 tercatat sebanyak 1.384 bank, turun sebanyak 45 bank, tersisa 1.339 bank hingga Juni 2025.

Jumlah kantor BPR juga turun 86, dari 5.998 unit pada Juni 2024 menjadi 5.912 unit pada Juni 2025.

Sementara itu, kualitas kredit BPR tercatat melemah. Rasio kredit bermasalah (NPL) mencapai 12,73% pada Juni 2025, lebih tinggi dibanding 11,39% pada periode yang sama tahun lalu.

Jumlah Bank Bangkrut di Indonesia per Agustus 2025

Maraknya pencabutan izin usaha Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) sejak awal tahun 2024 menjadi perhatian serius regulator. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan penguatan tata kelola dan manajemen risiko menjadi kunci agar bank kecil mampu bertahan di tengah tantangan industri yang dinamis.

Baca Juga: Ada 3 Bank Bangkrut di Indonesia Sepanjang 2025, Ini Sebabnya

Satu lagi bank bangkrut terjadi di Indonesia, setelah OJK mencabut izin usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Disky Surya Jaya yang berlokasi di Kecamatan Deli Serdang, Sumatera Utara. Pencabutan izin usaha bank perkreditan rakyat (BPR) tersebut menjadi yang ketiga dilakukan OJK sepanjang tahun berjalan 2025 ini.

Daftar 23 bank bangkrut di Indonesia:

1. BPR Wijaya Kusuma

2. BPRS Mojo Artho Kota Mojokerto (Perseroda)

3. BPR Usaha Madani Karya Mulia

4. BPR Pasar Bhakti Sidoarjo

5. BPR Purworejo

6. BPR EDC Cash

7. BPR Aceh Utara

8. BPR Sembilan Mutiara

9. BPR Bali Artha Anugrah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!