Powell Sindir Trump, Tarif AS Jadi Biang Kerok Inflasi dan Pengangguran

Jum'at, 19 September 2025 - 23:31 WIB
Data Biro Statistik Tenaga Kerja AS menunjukkan revisi signifikan terhadap angka lapangan kerja, dengan pengurangan sebanyak 911.000 pekerjaan dari data sebelumnya. Powell menilai hal ini menjadi indikasi bahwa pasar tenaga kerja tidak lagi "sangat solid" seperti periode sebelumnya.

Pernyataan Powell langsung memicu perdebatan publik. Potongan konferensi pers tersebut yang diunggah di akun Instagram @democraticwinsmedia dan @reallyamericanmedia telah meraih lebih dari 195.000 tanda suka serta ribuan komentar dari warganet.

Baca Juga: Trump Ingin Rebut Kembali Pangkalan AS di Afghanistan, Alasannya Senjata Nuklir China

Banyak pengguna media sosial memuji kejujuran dan independensi Powell dalam menyampaikan kondisi ekonomi yang dianggap rawan dipengaruhi oleh kepentingan politik. Mereka menegaskan pentingnya menjaga independensi The Fed agar tetap bebas dari intervensi pemerintah.

Di sisi lain, kritik tajam diarahkan kepada Donald Trump yang dinilai melakukan salah urus ekonomi dengan kebijakan tarif yang kontraproduktif dan lebih mengutamakan kepentingan politik jangka pendek.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!