Rupiah Ambruk ke Rp16.687 per USD, Kebijakan Purbaya Belum Diterima Pasar

Selasa, 23 September 2025 - 18:20 WIB
Dari segi eksternal, walaupun Data Tenaga Kerja AS mengalami penurunan kemudian pengangguran bertambah, Ibrahim menilai ada kemungkinan The Fed menurunkan suku bunga di bulan Oktober sebesar 25 basis poin dan akhir tahun total 50 basis poin.

"Ini pun masih belum bisa mengangkat sentimen positif ke mata uang rupiah karena gejolak geopolitik di eropa yang masih membara," ungkap Ibrahim.

Baca Juga: Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Sejak Mei 2025, Sepekan Ambles 1,38%

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp16.720 - Rp16.870 per dolar AS.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!