Proyek Tanggul Laut Raksasa Rp1.341 Triliun Tak Kunjung Dibangun, AHY Ungkap Alasannya

Jum'at, 26 September 2025 - 08:27 WIB
AHY menambahkan, proyek ini juga diarahkan untuk menghadirkan Transit Oriented Development (TOD) yang menghubungkan hunian, pusat bisnis, serta kawasan produktif lain. Dengan begitu, keberadaan tanggul laut dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan nasional.

Ia menegaskan, proyek GSW akan melintasi lima provinsi yakni Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Seluruh kawasan pesisir utara Jawa yang dilewati proyek tersebut disebut rentan terhadap penurunan muka tanah (land subsidence) dan banjir rob.

"Ancaman ini nyata terjadi di sejumlah kabupaten dan kota di Pantura. Masyarakat yang tinggal di wilayah itu terus dihantui risiko rob yang berulang," kata AHY.

Baca Juga: Presiden Terbitkan Perpres IKN Jadi Ibu Kota Politik 2028, AHY: Kita Kawal

Sebagaimana diketahui, mega proyek ini sejak lama digadang-gadang sebagai solusi menyeluruh menghadapi ancaman banjir pesisir. Namun, dengan kebutuhan investasi yang sangat besar, pelaksanaan proyek menunggu komitmen dari investor strategis yang tertarik pada skema pengembangan yang ditawarkan pemerintah.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!