Tingkatkan Produktivitas Petani, RPN Gelar Pelatihan Budidaya Sawit di Labusel

Jum'at, 26 September 2025 - 11:11 WIB
Dia berharap para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di lapangan dan menjaga komunikasi setelah pelatihan. "Banyak persoalan yang harus dibedah dan dicari solusinya dalam hal budidaya kelapa sawit, mulai dari persiapan lahan hingga panen. Kami berharap komunikasi tetap terjalin untuk saling berbagi dan mengatasi masalah," tambahnya.

Menurutnya, produktivitas kelapa sawit nasional, khususnya di tingkat petani, masih tergolong rendah, padahal potensi untuk mencapai 30 ton Tandan Buah Segar (TBS) per hektare per tahun sangat mungkin ditingkatkan. "Melalui pelatihan ini, kita bisa maju bersama dan mencapai kesetaraan produksi serta produktivitas di tingkat petani sawit," jelasnya.

Senada, Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, Ir. Baginda Siagian, secara virtual menyatakan bahwa salah satu tantangan terbesar sektor ini adalah produktivitas yang masih rendah, yaitu 3,3 hingga 3,5 ton CPO (Crude Palm Oil) per hektare per tahun. Padahal, potensinya bisa mencapai 5 hingga 6 ton CPO per hektare per tahun.

"Melalui kerja sama dengan BPDPKS, Ditjenbun, dan lembaga pelatihan seperti PT RPN, kita berupaya meningkatkan produktivitas yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan petani," kata Baginda.

Baca Juga: Kementan dan Pupuk Kaltim Jamin Ketersediaan Pupuk Bersubsidi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!