Kontribusi AI Diprediksi Capai Rp262.798 Triliun bagi Ekonomi Global

Jum'at, 26 September 2025 - 16:16 WIB
"AI berpotensi meningkatkan produktivitas, menyederhanakan proses operasional, dan memperkuat keterlibatan pelanggan, sehingga mendorong ekosistem keuangan yang lebih dinamis," kata dia.

Sementara itu, Kepala Departemen Klaim dan Manfaat Asuransi Jiwa Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), dr. Dian Budiani, menekankan manfaat AI bagi industri asuransi. Menurutnya, agentic AI mampu menyederhanakan proses klaim, meningkatkan efektivitas deteksi kecurangan, sekaligus menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih baik.

"Peningkatan klaim kesehatan, proses bisnis kompleks, serta rendahnya kepercayaan konsumen dapat diatasi dengan penerapan AI," jelasnya.

Menanggapi kebutuhan pasar lokal, perusahaan AI-as-a-Service berbasis di Singapura, Dyna.Ai, resmi meluncurkan operasinya di Tanah Air, menegaskan komitmennya dalam mempercepat transformasi digital Indonesia. Managing Director dan Head of Southeast Asia Dyna.Ai, Lawrence Lu, menjelaskan bahwa agentic AI dapat menghubungkan praktik global dengan kebutuhan lokal.

"AI ini mampu beradaptasi dengan konteks budaya dan realitas bisnis Indonesia, sehingga mendukung personalisasi layanan, otomatisasi, dan pembangunan kepercayaan jangka panjang dengan pelanggan," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!