Dirut Jababeka SD Darmono Raih Penghargaan Khusus di GPA 2025
Selasa, 30 September 2025 - 17:58 WIB
Golden Property Awards (GPA) 2025 memberikan penghargaan The Legacy ke Setyono Djuandi (SD) Darmono, pendiri dan direktur utama PT Jababeka Tbk. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Golden Property Awards (GPA) 2025, ajang penghargaan properti bergengsi di Indonesia tiap dua tahun sekali, baru saja digelar. Memasuki satu dekade, GPA tahun ini memberikan penghormatan khusus kepada sejumlah tokoh yang telah berkontribusi besar bagi kemajuan bisnis properti Indonesia.
Dalam ajang penghargaan bertema The Legacy, GPA memberikan penghargaan The Legacy ke Setyono Djuandi (SD) Darmono, pendiri dan direktur utama PT Jababeka Tbk . Sosok SD Darmono sendiri dikenal sebagai pendiri Jababeka dan penggagas konsep kota mandiri di Indonesia. Baca juga: Laporan BI, Harga Properti di Kuartal I 2025 Merayap Naik 1,07 Persen
Kawasan industri di Cikarang yang ia bangun pada 1989 lalu telah berkembang dan bertransformasi menjadi salah satu kota mandiri modern terbesar di Asia Tenggara. Kawasan ini sekarang telah dihuni lebih dari 1,2 juta jiwa, menampung lebih dari 2.000 perusahaan nasional dan multinasional dengan jumlah pekerja mencapai 1 juta orang.
Keberhasilan mengembangkan Kota Jababeka tersebut menjadi blueprint untuk pengembangan tiga proyek kota mandiri yang dimiliki Jababeka sekarang. Ketiganya, yakni Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kawasan Industri Kendal, KEK Tanjung Lesung, dan KEK Morotai.
Dalam ajang penghargaan bertema The Legacy, GPA memberikan penghargaan The Legacy ke Setyono Djuandi (SD) Darmono, pendiri dan direktur utama PT Jababeka Tbk . Sosok SD Darmono sendiri dikenal sebagai pendiri Jababeka dan penggagas konsep kota mandiri di Indonesia. Baca juga: Laporan BI, Harga Properti di Kuartal I 2025 Merayap Naik 1,07 Persen
Kawasan industri di Cikarang yang ia bangun pada 1989 lalu telah berkembang dan bertransformasi menjadi salah satu kota mandiri modern terbesar di Asia Tenggara. Kawasan ini sekarang telah dihuni lebih dari 1,2 juta jiwa, menampung lebih dari 2.000 perusahaan nasional dan multinasional dengan jumlah pekerja mencapai 1 juta orang.
Keberhasilan mengembangkan Kota Jababeka tersebut menjadi blueprint untuk pengembangan tiga proyek kota mandiri yang dimiliki Jababeka sekarang. Ketiganya, yakni Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kawasan Industri Kendal, KEK Tanjung Lesung, dan KEK Morotai.
Lihat Juga :