Inflasi September 2025 Capai 0,21%, Berikut Komoditas Pendorongnya
Rabu, 01 Oktober 2025 - 12:41 WIB
"Komoditas yang juga memberikan andil inflasi adalah emas perhiasan, dengan andil inflasi 0,08 persen. Sigaret Kretek Mesin (SKM), biaya kuliah, dan Sigaret Kretek Tangan (SKT)," sambungnya.
Habibullah menambahkan sebanyak 24 provinsi mengalami inflasi, sementara 14 provinsi lainnya mencatat deflasi. Secara nasional, inflasi tertinggi terjadi di Provinsi Riau, sedangkan deflasi terdalam tercatat di Papua Selatan.
Riau mencatat inflasi tertinggi sebesar 1,11 persen, disusul Bengkulu 0,97%, Papua Barat 0,97 persen, serta Sumatera Barat 0,85%. Inflasi di provinsi-provinsi tersebut terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga pangan bergejolak.
Di sisi lain, Papua Selatan mengalami deflasi terdalam yakni minus 1,08%, diikuti Papua Pegunungan minus 0,75%, Papua minus 0,43%, dan Maluku minus 0,29%.
Inflasi Tahunan
Habibullah menambahkan sebanyak 24 provinsi mengalami inflasi, sementara 14 provinsi lainnya mencatat deflasi. Secara nasional, inflasi tertinggi terjadi di Provinsi Riau, sedangkan deflasi terdalam tercatat di Papua Selatan.
Riau mencatat inflasi tertinggi sebesar 1,11 persen, disusul Bengkulu 0,97%, Papua Barat 0,97 persen, serta Sumatera Barat 0,85%. Inflasi di provinsi-provinsi tersebut terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga pangan bergejolak.
Di sisi lain, Papua Selatan mengalami deflasi terdalam yakni minus 1,08%, diikuti Papua Pegunungan minus 0,75%, Papua minus 0,43%, dan Maluku minus 0,29%.
Inflasi Tahunan
Lihat Juga :