Paket Stimulus 8+4+5 Berjalan hingga Akhir Tahun, Program Magang Berbayar Dibuka 15 Oktober
Rabu, 01 Oktober 2025 - 14:46 WIB
Airlangga juga mengumumkan insentif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 untuk sektor pariwisata, di mana pekerja dengan gaji di bawah Rp10 juta akan mendapatkan pembebasan pajak. Kebijakan ini diperkirakan mencakup 552 ribu pekerja di hotel, restoran, dan kafe.
Sektor transportasi turut mendapatkan perhatian, dengan diskon iuran JKK-JKN sebesar 50% bagi 731 ribu pekerja. Pemerintah juga mempersiapkan stimulus perumahan yang melibatkan BPJS Ketenagakerjaan dengan target 1.500 unit rumah, serta program padat karya di kementerian Pekerjaan Umum dan sektor Kementerian Perhubungan untuk menyerap hingga 215 ribu tenaga kerja.
"Kemudian bantuan pangan untuk 18,3 juta keluarga penerima manfaat ini juga sedang disiapkan dan akan segera diluncurkan. Terkait dengan beras dan juga terkait dengan minyak goreng yang sebesar 2 liter per bulan, sehingga itu menjadi 4 liter minyak kita," ucapnya.
Di sisi lain, Menko Airlangga menegaskan bahwa Pemerintah juga menyiapkan insentif transportasi menjelang libur Natal dan Tahun Baru, seperti diskon 30% untuk tiket kereta api bagi 1,5 juta penumpang dan potongan tarif angkutan laut Pelni sebesar 20% untuk 405 ribu penumpang.
Layanan ASDP menargetkan 227 ribu penumpang dan hampir 500 ribu kendaraan mendapat diskon tarif pelabuhan. Untuk penerbangan, diskon tiket akan diberikan mulai 22 Oktober hingga 10 Januari 2026, menyasar 36 juta penumpang. Pemerintah juga akan menanggung PPN serta memberikan diskon bahan bakar pesawat (avtur) sehingga harga tiket bisa turun 12–14%.
Sejumlah program strategis akan dilanjutkan hingga 2026, termasuk pembebasan PPh Pasal 21 di sektor padat karya dan pariwisata, serta insentif PPN DTP untuk perumahan hingga Rp2 miliar. Pemerintah juga menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perumahan senilai Rp130 triliun.
Sektor transportasi turut mendapatkan perhatian, dengan diskon iuran JKK-JKN sebesar 50% bagi 731 ribu pekerja. Pemerintah juga mempersiapkan stimulus perumahan yang melibatkan BPJS Ketenagakerjaan dengan target 1.500 unit rumah, serta program padat karya di kementerian Pekerjaan Umum dan sektor Kementerian Perhubungan untuk menyerap hingga 215 ribu tenaga kerja.
"Kemudian bantuan pangan untuk 18,3 juta keluarga penerima manfaat ini juga sedang disiapkan dan akan segera diluncurkan. Terkait dengan beras dan juga terkait dengan minyak goreng yang sebesar 2 liter per bulan, sehingga itu menjadi 4 liter minyak kita," ucapnya.
Di sisi lain, Menko Airlangga menegaskan bahwa Pemerintah juga menyiapkan insentif transportasi menjelang libur Natal dan Tahun Baru, seperti diskon 30% untuk tiket kereta api bagi 1,5 juta penumpang dan potongan tarif angkutan laut Pelni sebesar 20% untuk 405 ribu penumpang.
Layanan ASDP menargetkan 227 ribu penumpang dan hampir 500 ribu kendaraan mendapat diskon tarif pelabuhan. Untuk penerbangan, diskon tiket akan diberikan mulai 22 Oktober hingga 10 Januari 2026, menyasar 36 juta penumpang. Pemerintah juga akan menanggung PPN serta memberikan diskon bahan bakar pesawat (avtur) sehingga harga tiket bisa turun 12–14%.
Sejumlah program strategis akan dilanjutkan hingga 2026, termasuk pembebasan PPh Pasal 21 di sektor padat karya dan pariwisata, serta insentif PPN DTP untuk perumahan hingga Rp2 miliar. Pemerintah juga menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perumahan senilai Rp130 triliun.
Lihat Juga :