Bahlil Ungkap Daftar Negara yang Campur Etanol ke BBM, Brazil Sudah 100%
Kamis, 09 Oktober 2025 - 19:14 WIB
"Ini kebijakan yang dilakukan untuk apa? Yang pertama adalah memanfaatkan hasil sumber daya alam mereka untuk mengurangi impor. Yang kedua adalah untuk melahirkan energi yang bersih," sambungnya.
Sedangkan untuk Indonesia sendiri, Bahlil mengatakan akan didorong mandatori untuk menggunakan E10 alias mencampur kandungan etanol 10% untuk setiap produk BBM. Tujuannya untuk menekan angka impor BBM yang selama ini menjadi momok bagi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Baca Juga: BBM Pertamina Ditolak SPBU Swasta, Begini Kata Pengamat Soal Kandungan Etanol
Pada kesempatan itu, Bahlil juga membantah bahwa produk BBM dengan kandungan etanol kurang bagus digunakan untuk mesin kendaraan. Sebab beberapa negara yang disebut telah berhasil menggunakan etanol sebagai bahan bakar.
"Jadi sangatlah tidak benar kalau dibilang etanol itu tidak bagus. Buktinya di negara-negara lain sudah pakai barang ini. Mungkin yang tidak bagus itu yang mau impor, mau-mau mereka (importir) saja. Itu yang mereka anggap tidak bagus," pungkas Bahlil.
Sedangkan untuk Indonesia sendiri, Bahlil mengatakan akan didorong mandatori untuk menggunakan E10 alias mencampur kandungan etanol 10% untuk setiap produk BBM. Tujuannya untuk menekan angka impor BBM yang selama ini menjadi momok bagi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Baca Juga: BBM Pertamina Ditolak SPBU Swasta, Begini Kata Pengamat Soal Kandungan Etanol
Pada kesempatan itu, Bahlil juga membantah bahwa produk BBM dengan kandungan etanol kurang bagus digunakan untuk mesin kendaraan. Sebab beberapa negara yang disebut telah berhasil menggunakan etanol sebagai bahan bakar.
"Jadi sangatlah tidak benar kalau dibilang etanol itu tidak bagus. Buktinya di negara-negara lain sudah pakai barang ini. Mungkin yang tidak bagus itu yang mau impor, mau-mau mereka (importir) saja. Itu yang mereka anggap tidak bagus," pungkas Bahlil.
(akr)
Lihat Juga :