Trump Kobarkan Perang Dagang Lagi ke China, Harga Bitcoin Tumbang dalam Sekejap

Minggu, 12 Oktober 2025 - 11:04 WIB
Antony menambahkan, meski pasar bergejolak prospek jangka menengah Bitcoin tetap positif. Jika ketegangan AS–China mereda atau pembicaraan baru muncul, Bitcoin bisa berkonsolidasi di kisaran USD112.000–118.000. Namun jika isu perdagangan terus mendominasi, harga bisa bergerak di antara USD105.000–120.000. "Penurunan di bawah USD105.000 membuka peluang bagi pembeli jangka panjang," paparnya.

Ia menekankan pentingnya disiplin dan manajemen risiko di tengah volatilitas ekstrem. Menurutnya pasar yang sehat tidak hanya naik, tetapi mampu bertahan dalam gejolak.

"Mereka yang memahami mekanisme likuidasi, level support psikologis, dan perilaku pasar global akan menemukan peluang yang tersembunyi saat sebagian pelaku investasi kripto panik," jelas Antony.

Dia menilai industri kripto di Indonesia sudah semakin matang berkat pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan peningkatan edukasi investor. "Ini menjadi pelajaran bagi industri kripto di Indonesia untuk semakin memperkuat edukasi dan perlindungan konsumen," kata Antony.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!