Bahlil Minta Publik Percaya Data BPS: Masa Mau Percaya Media Sosial?

Selasa, 14 Oktober 2025 - 17:25 WIB
Ia menambahkan, saat ini Kementerian ESDM masih mengumpulkan data dari PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) untuk melengkapi basis data tersebut. Diharapkan, pada 2026 sistem ini dapat rampung dan digunakan secara menyeluruh. "Insyaallah semakin cepat semakin baik. Tapi apalah artinya cepat kalau datanya tidak akurat," ujarnya.

Sementara, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyebutkan, kerja sama dengan Kementerian ESDM merupakan langkah strategis untuk memperkuat sistem statistik nasional dalam mendukung perumusan kebijakan publik yang berbasis data dan bukti empiris.

"Kolaborasi ini meneguhkan komitmen bersama tentang pentingnya data bagi perencanaan dan kebijakan publik yang lebih akurat dan berbasis bukti," ujar Amalia.

Baca Juga: Disebut Bahlil Salah Baca Data Harga Asli LPG 3 Kg, Begini Respons Purbaya

Ia menambahkan, pembangunan sistem statistik nasional memerlukan sinergi lintas lembaga agar data yang dihasilkan BPS semakin berkualitas dan berdaya guna. "Kami ingin memastikan bahwa data BPS dapat menjadi rujukan utama bagi kementerian, termasuk Kementerian ESDM, dalam mengambil keputusan strategis," pungkasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!