Hari Pertama TEI 2025, UMKM Binaan Pertamina Cetak Transaksi Rp87 Miliar
Kamis, 16 Oktober 2025 - 22:21 WIB
Pada kesempatan yang sama, dari pihak Jepang, Sakae Noda menyampaikan kekagumannya terhadap kualitas cokelat Indonesia. Ia menilai produk yang dihasilkan oleh Java Criollo memiliki keunggulan alami dan harga yang kompetitif.
“Saya tertarik karena produk ini alami, tanpa pupuk kimia, dan memiliki kualitas yang sangat baik dengan harga terjangkau. Saya berharap masyarakat Jepang bisa menikmati produk cokelat Indonesia ini karena kualitasnya luar biasa,” ungkap Noda.
Baca Juga: 45 UMKM Unggulan Pertamina Incar Pasar Global lewat TEI 2025
Sementara itu, Inge Oktavia Arina, Founder PT Java Criollo Cokelat Indonesia, mengungkapkan kebanggaannya dapat membawa produk lokal ke pasar global. “Awalnya buyer mencari cokelat asal Indonesia dan menemukan nama kami. Setelah melihat kualitas produk, kami dipercaya untuk bekerja sama. Kami senang karena nilai dan cita rasa yang kami bawa dapat diterima di pasar internasional. Ini adalah langkah penting bagi kami dan bagi UMKM Indonesia,” ujar Inge.
Melalui program pembinaan UMKM, kata Fadjar, Pertamina terus membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jaringan dan meningkatkan daya saing. Pertamina juga berharap capaian positif ini menjadi inspirasi bagi seluruh UMKM binaannya untuk terus berinovasi, berdaya saing, dan membawa nama Indonesia ke kancah internasional.
“Saya tertarik karena produk ini alami, tanpa pupuk kimia, dan memiliki kualitas yang sangat baik dengan harga terjangkau. Saya berharap masyarakat Jepang bisa menikmati produk cokelat Indonesia ini karena kualitasnya luar biasa,” ungkap Noda.
Baca Juga: 45 UMKM Unggulan Pertamina Incar Pasar Global lewat TEI 2025
Sementara itu, Inge Oktavia Arina, Founder PT Java Criollo Cokelat Indonesia, mengungkapkan kebanggaannya dapat membawa produk lokal ke pasar global. “Awalnya buyer mencari cokelat asal Indonesia dan menemukan nama kami. Setelah melihat kualitas produk, kami dipercaya untuk bekerja sama. Kami senang karena nilai dan cita rasa yang kami bawa dapat diterima di pasar internasional. Ini adalah langkah penting bagi kami dan bagi UMKM Indonesia,” ujar Inge.
Melalui program pembinaan UMKM, kata Fadjar, Pertamina terus membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jaringan dan meningkatkan daya saing. Pertamina juga berharap capaian positif ini menjadi inspirasi bagi seluruh UMKM binaannya untuk terus berinovasi, berdaya saing, dan membawa nama Indonesia ke kancah internasional.
(nng)
Lihat Juga :