Efisiensi Energi, CloudN Bawa Revolusi Hijau Korea lewat Teknologi AIoT

Kamis, 23 Oktober 2025 - 22:40 WIB
“Biaya listrik di kawasan ini dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan Korea, dengan waktu pendinginan lebih lama akibat iklim tropis. Banyak pabrik juga menghadapi fasilitas tua dan kekurangan tenaga ahli. Karena itu, pasar penghematan energi dan manajemen fasilitas pabrik di Asia Tenggara bisa mencapai nilai USD1 miliar,” jelasnya.

“CloudN berkomitmen memperluas teknologi FEMS berbasis AIoT untuk mendukung efisiensi proses dan stabilitas operasional di kawasan ini,” tambahnya.

Berkat keberhasilan proyek di Bekasi, CloudN mulai memperluas jangkauan bisnis ke Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Baca Juga: ESDM Kerjasama dengan 3 BUMN untuk Penerapan Manajemen Energi



Beberapa calon mitra besar seperti Hyundai Motor Group, Lotte Mart Indonesia (48 cabang), BJC Group (BigC Thailand), serta rumah sakit dan pusat konvensi lokal sedang meninjau penerapan sistem serupa. Tahun depan, CloudN juga menargetkan implementasi C-FEMS di fasilitas DSC di negara lain.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!