Dari Pelosok Nusantara, Ekonomi Kreatif Diyakini Jadi Masa Depan Indonesia
Minggu, 26 Oktober 2025 - 16:29 WIB
Sementara, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyebut Hekrafnas menjadi wadah untuk menampilkan kekuatan kolaborasi hexahelix yang melibatkan enam unsur penting: pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas, media, dan lembaga keuangan. “Gerak ekonomi kreatif kini benar-benar datang dari seluruh pelosok Nusantara. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa ekosistem kreatif kita terus berkembang secara inklusif,” ujarnya.
Baca Juga: Peruri bersama Kementerian Ekonomi Kreatif Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Nasional
Irene juga menekankan pentingnya sinergi antara GEKRAFS, DPR-MPR, komunitas, dan sektor swasta untuk menciptakan kolaborasi berkelanjutan. Menurutnya, penguatan jejaring di tingkat lokal dan nasional akan mempercepat tumbuhnya pelaku kreatif baru yang mampu menembus pasar global.
Perayaan Hekrafnas 2025 kini dipandang sebagai “lebaran”-nya para pelaku ekonomi kreatif tanah air. Selain menjadi ajang ekspresi dan apresiasi, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat rantai nilai ekonomi kreatif serta meningkatkan daya saing produk-produk lokal di pasar domestik maupun internasional.
Baca Juga: Peruri bersama Kementerian Ekonomi Kreatif Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Nasional
Irene juga menekankan pentingnya sinergi antara GEKRAFS, DPR-MPR, komunitas, dan sektor swasta untuk menciptakan kolaborasi berkelanjutan. Menurutnya, penguatan jejaring di tingkat lokal dan nasional akan mempercepat tumbuhnya pelaku kreatif baru yang mampu menembus pasar global.
Perayaan Hekrafnas 2025 kini dipandang sebagai “lebaran”-nya para pelaku ekonomi kreatif tanah air. Selain menjadi ajang ekspresi dan apresiasi, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat rantai nilai ekonomi kreatif serta meningkatkan daya saing produk-produk lokal di pasar domestik maupun internasional.
(nng)
Lihat Juga :