Keberlanjutan Lingkungan, Lippo Karawaci Perkuat Komitmen Efisiensi Penggunaan Air
Senin, 27 Oktober 2025 - 13:26 WIB
Lippo Karawaci terus memperkuat komitmennya terhadap efisiensi penggunaan air sebagai upaya menjaga keberlanjutan lingkungan. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) terus memperkuat komitmennya terhadap efisiensi penggunaan air. Ini sebagai upaya menjaga keberlanjutan lingkungan. Setelah berhasil melampaui target awal, LPKR kini menaikkan sasaran pemanfaatan sumber air berkelanjutan dari 20% menjadi 30% dari total konsumsi air pada tahun 2030.
Hingga 2024, 24% kebutuhan air perusahaan telah dipenuhi dari sumber berkelanjutan, seperti daur ulang air limbah dan pemanenan air hujan . Pencapaian ini menunjukkan lompatan besar dibandingkan 2019, ketika kontribusi sumber tersebut baru mencapai 6%. Baca juga: Wujudkan Lingkungan Hidup Berkualitas, LPKR Olah Air Limbah secara Bertanggung Jawab
Untuk mencapai hasil ini, LPKR telah melakukan berbagai investasi strategis guna meningkatkan kapabilitas pengelolaan air . Sistem retensi air kini digunakan untuk menampung air hujan dan limpasan. Sementara rumah sakit menyiapkan sumber air cadangan melalui pemanfaatan teknologi Reverse Osmosis (RO), Central Sterile Supply Department (CSSD) autoclaves, serta sistem Pemanasan, Ventilasi, dan Penyejuk Udara (HVAC).
LPKR juga menjalin kemitraan dengan penyedia air lokal dan secara berkala mengevaluasi potensi penggunaan air olahan dari instalasi pengolahan limbah cair (IPAL) guna memastikan efisiensi dan keberlanjutan. “Pemanfaatan air berkelanjutan kini telah menjadi bagian dari operasional perusahaan di berbagai sector,” kata CEO Grup Lippo Indonesia, John Riady dalam siaran tertulis, Senin (27/10/2025).
Hingga 2024, 24% kebutuhan air perusahaan telah dipenuhi dari sumber berkelanjutan, seperti daur ulang air limbah dan pemanenan air hujan . Pencapaian ini menunjukkan lompatan besar dibandingkan 2019, ketika kontribusi sumber tersebut baru mencapai 6%. Baca juga: Wujudkan Lingkungan Hidup Berkualitas, LPKR Olah Air Limbah secara Bertanggung Jawab
Untuk mencapai hasil ini, LPKR telah melakukan berbagai investasi strategis guna meningkatkan kapabilitas pengelolaan air . Sistem retensi air kini digunakan untuk menampung air hujan dan limpasan. Sementara rumah sakit menyiapkan sumber air cadangan melalui pemanfaatan teknologi Reverse Osmosis (RO), Central Sterile Supply Department (CSSD) autoclaves, serta sistem Pemanasan, Ventilasi, dan Penyejuk Udara (HVAC).
LPKR juga menjalin kemitraan dengan penyedia air lokal dan secara berkala mengevaluasi potensi penggunaan air olahan dari instalasi pengolahan limbah cair (IPAL) guna memastikan efisiensi dan keberlanjutan. “Pemanfaatan air berkelanjutan kini telah menjadi bagian dari operasional perusahaan di berbagai sector,” kata CEO Grup Lippo Indonesia, John Riady dalam siaran tertulis, Senin (27/10/2025).
Lihat Juga :