Purbaya Pikir-pikir Turunkan PPN Jadi 8%: Saya Bisa Kehilangan Rp70 Triliun
Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:22 WIB
Ia menjelaskan, pemerintah saat ini sedang memfokuskan upaya pada perbaikan sistem pengumpulan pajak dan cukai agar potensi penerimaan negara bisa diukur secara lebih akurat.
“Saya akan perbaiki sekarang sampe dua triwulan ke depan. Mungkin akhir triwulan pertama tahun depan saya sudah lihat. Dari situ saya bisa ukur sebetulnya potensi saya berapa sih yang real. Nanti kalau saya turunkan berapa, dampak pertumbuhan ekonominya berapa,” ujarnya.
Purbaya menegaskan keputusan untuk menurunkan PPN tidak bisa dilakukan secara serampangan tanpa perhitungan yang matang. Setelah sistem perpajakan diperkuat, pemerintah akan menilai ulang kemampuan tax collection yang sesungguhnya.
“Sampai akhir tahun berapa sih kemampuan tax collection kita yang betul dengan perbaikan sistem. Nanti saya hitung semuanya,” katanya.
Ia menambahkan, sikap kehati-hatian tersebut diperlukan agar defisit anggaran tetap terjaga. “Jadi walaupun saya sembarangan kayak koboi, saya pelit dan hati-hati. Kalau jeblok nanti defisit saya di atas 3%,” ujarnya.
“Saya akan perbaiki sekarang sampe dua triwulan ke depan. Mungkin akhir triwulan pertama tahun depan saya sudah lihat. Dari situ saya bisa ukur sebetulnya potensi saya berapa sih yang real. Nanti kalau saya turunkan berapa, dampak pertumbuhan ekonominya berapa,” ujarnya.
Purbaya menegaskan keputusan untuk menurunkan PPN tidak bisa dilakukan secara serampangan tanpa perhitungan yang matang. Setelah sistem perpajakan diperkuat, pemerintah akan menilai ulang kemampuan tax collection yang sesungguhnya.
“Sampai akhir tahun berapa sih kemampuan tax collection kita yang betul dengan perbaikan sistem. Nanti saya hitung semuanya,” katanya.
Ia menambahkan, sikap kehati-hatian tersebut diperlukan agar defisit anggaran tetap terjaga. “Jadi walaupun saya sembarangan kayak koboi, saya pelit dan hati-hati. Kalau jeblok nanti defisit saya di atas 3%,” ujarnya.
Lihat Juga :