Tumbuh 26%, MSIN Catat Pendapatan Rp2,9 Triliun hingga September 2025
Senin, 03 November 2025 - 12:34 WIB
Baca Juga: Fundamental Makin Kokoh, Pendapatan BCAP Naik 20,3% di Kuartal III-2025
Dari segmen konten, kekayaan intelektual (IP), dan sumber lain, MSIN membukukan pendapatan Rp1,63 triliun, tumbuh 28% dibanding Rp1,27 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan ini ditopang tingginya permintaan terhadap portofolio konten MSIN yang luas, baik di pasar domestik maupun internasional.
Segmen periklanan juga menunjukkan kinerja positif dengan pendapatan mencapai Rp906,2 miliar, naik 10% dibanding Rp826,7 miliar pada tahun lalu. Pertumbuhan ini mencerminkan peningkatan solusi periklanan digital terintegrasi yang didorong oleh perluasan jangkauan audiens dan kemampuan kampanye berbasis data di berbagai platform milik MSIN.
Sementara itu, pendapatan dari segmen berlangganan mencapai Rp584 miliar, meningkat 19% dari Rp492,7 miliar pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini terutama ditopang layanan video on demand (SVOD) Vision+, yang kini memiliki 4,4 juta pelanggan per September 2025.
Popularitas konten mikrodrama serta kerja sama (hard-bundle) dengan sejumlah operator telekomunikasi dan penyedia layanan internet turut memperluas jangkauan Vision+, sekaligus memperkuat ekosistem pelanggan digital MSIN.
Dari segmen konten, kekayaan intelektual (IP), dan sumber lain, MSIN membukukan pendapatan Rp1,63 triliun, tumbuh 28% dibanding Rp1,27 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan ini ditopang tingginya permintaan terhadap portofolio konten MSIN yang luas, baik di pasar domestik maupun internasional.
Segmen periklanan juga menunjukkan kinerja positif dengan pendapatan mencapai Rp906,2 miliar, naik 10% dibanding Rp826,7 miliar pada tahun lalu. Pertumbuhan ini mencerminkan peningkatan solusi periklanan digital terintegrasi yang didorong oleh perluasan jangkauan audiens dan kemampuan kampanye berbasis data di berbagai platform milik MSIN.
Sementara itu, pendapatan dari segmen berlangganan mencapai Rp584 miliar, meningkat 19% dari Rp492,7 miliar pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini terutama ditopang layanan video on demand (SVOD) Vision+, yang kini memiliki 4,4 juta pelanggan per September 2025.
Popularitas konten mikrodrama serta kerja sama (hard-bundle) dengan sejumlah operator telekomunikasi dan penyedia layanan internet turut memperluas jangkauan Vision+, sekaligus memperkuat ekosistem pelanggan digital MSIN.
Lihat Juga :