LPKR Membukukan Pra Penjualan Rp4,02 Triliun pada Kuartal III 2025
Senin, 03 November 2025 - 17:38 WIB
Kinerja positif LPKR didorong oleh tingginya permintaan terhadap hunian tapak terjangkau dan premium, yang menyumbang 70% dari total pra penjualan. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) membukukan kinerja kuat sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Perseroan mencatat laba bersih setelah pajak (NPAT) sebesar Rp368 miliar, dengan pendapatan mencapai Rp6,51 triliun dan EBITDA sebesar Rp997 miliar. LPKR juga menjaga posisi likuiditas yang solid sebesar Rp2,2 triliun, menegaskan manajemen keuangan yang sehat dan terkendali.
Hingga Kuartal III 2025, segmen real estat mencatat pra penjualan sebesar Rp4,02 triliun, atau 64% dari target tahun penuh. “Kami bangga atas kinerja sembilan bulan pertama yang solid, didukung oleh serah terima produk tepat waktu dan strategi bisnis yang disiplin,” kata CEO Grup Lippo Indonesia John Riady dalam siaran tertulis, Senin (3/11/2025).Baca juga: Insentif PPN Rumah Tapak dan Satuan Rusun Diperpanjang, Ini Ketentuan dari DJP
Kinerja ini didorong oleh tingginya permintaan terhadap rumah tapak terjangkau dan premium, yang menyumbang 70% dari total pra penjualan. Produk-produk tersebut diminati oleh pembeli rumah pertama (first-time buyers) maupun end-user yang mencari hunian berkualitas dengan nilai investasi tinggi.
Dua proyek unggulan, yaitu Park Serpong tahap 4 & 5 serta Metropolis Marq Estate di Kota Tangerang menjadi pendorong utama pencapaian ini. “Strategi perumahan terjangkau yang dipadukan dengan proyek premium terbukti efektif mendorong pertumbuhan penjualan, sekaligus memperkuat struktur permodalan kami melalui pengurangan utang yang berkelanjutan,” tegasnya.
Hingga Kuartal III 2025, segmen real estat mencatat pra penjualan sebesar Rp4,02 triliun, atau 64% dari target tahun penuh. “Kami bangga atas kinerja sembilan bulan pertama yang solid, didukung oleh serah terima produk tepat waktu dan strategi bisnis yang disiplin,” kata CEO Grup Lippo Indonesia John Riady dalam siaran tertulis, Senin (3/11/2025).Baca juga: Insentif PPN Rumah Tapak dan Satuan Rusun Diperpanjang, Ini Ketentuan dari DJP
Kinerja ini didorong oleh tingginya permintaan terhadap rumah tapak terjangkau dan premium, yang menyumbang 70% dari total pra penjualan. Produk-produk tersebut diminati oleh pembeli rumah pertama (first-time buyers) maupun end-user yang mencari hunian berkualitas dengan nilai investasi tinggi.
Dua proyek unggulan, yaitu Park Serpong tahap 4 & 5 serta Metropolis Marq Estate di Kota Tangerang menjadi pendorong utama pencapaian ini. “Strategi perumahan terjangkau yang dipadukan dengan proyek premium terbukti efektif mendorong pertumbuhan penjualan, sekaligus memperkuat struktur permodalan kami melalui pengurangan utang yang berkelanjutan,” tegasnya.
Lihat Juga :