Dicecar Ketua Komisi IV DPR, Mentan: Kita Tabur Benih Pakai Drone
Senin, 14 September 2020 - 16:40 WIB
Mendengar keraguan itu, Syahrul pun langsung menjawab dengan optimistis bahwa pihaknya dapat menyelesaikan food estate di tahun 2020. Pasalnya, Kementan telah melakukan persiapan sejak April 2020 lalu.
“Apalagi di sana sudah mulai dilakukan sebenarnya. Dan lebih banyak pada lahan yang sudah kita intervensi pada bulan April, dan ini masuk pada penanaman intensifikasi di 30.000 ha itu. Jadi kami yakin, di 30.000 ha itu kita bisa masuk. Tapi memang dengan kerja yang lebih kuat dan irigasi sudah terbenahi," katanya.
Sudin pun menimpali jawaban dari mantan Gubernur Sulawesi Selatan tersebut. Menurut dia, jumlah petani di sana tak mencukupi untuk membantu Kementan menyelesaikan proyek sebesar itu.
“Setidaknya kalau saya hitung, kita butuh lebih dari 100.000 orang petani. Jangan target setinggi langit, tapi pencapaian sekaki bukit. Saya tidak mau target terlalu tinggi, tiba-tiba tidak tercapai," ujarnya.
Syahrul pun terus mencoba meyakinkan bahwa pihaknya dapat menyelesaikan food estate di tahun ini. Dia menyebut telah berkoordinasi dengan keberadaan para transmigran dan sekitar 300 Babinsa untuk membantu Kementan mengerjakan proyek itu dengan lahan seluas 30.000 ha.
“Apalagi di sana sudah mulai dilakukan sebenarnya. Dan lebih banyak pada lahan yang sudah kita intervensi pada bulan April, dan ini masuk pada penanaman intensifikasi di 30.000 ha itu. Jadi kami yakin, di 30.000 ha itu kita bisa masuk. Tapi memang dengan kerja yang lebih kuat dan irigasi sudah terbenahi," katanya.
Sudin pun menimpali jawaban dari mantan Gubernur Sulawesi Selatan tersebut. Menurut dia, jumlah petani di sana tak mencukupi untuk membantu Kementan menyelesaikan proyek sebesar itu.
“Setidaknya kalau saya hitung, kita butuh lebih dari 100.000 orang petani. Jangan target setinggi langit, tapi pencapaian sekaki bukit. Saya tidak mau target terlalu tinggi, tiba-tiba tidak tercapai," ujarnya.
Syahrul pun terus mencoba meyakinkan bahwa pihaknya dapat menyelesaikan food estate di tahun ini. Dia menyebut telah berkoordinasi dengan keberadaan para transmigran dan sekitar 300 Babinsa untuk membantu Kementan mengerjakan proyek itu dengan lahan seluas 30.000 ha.
Lihat Juga :