AS Serang Venezuela hingga Rumah Putin Ditembaki Drone, Harga Emas Diramal Menggila

Minggu, 04 Januari 2026 - 15:00 WIB
loading...
AS Serang Venezuela...
Harga emas dunia dan logam mulia diprediksi akan mengalami kenaikan tajam di tengah gejolak panas geopolitik global. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan pergerakan harga emas dunia dan logam mulia akan mengalami fluktuasi tajam dengan kecenderungan menguat signifikan pada pekan pertama Januari 2026.

Berdasarkan analisisnya, ketegangan geopolitik global yang eskalatif dan dinamika politik di Amerika Serikat menjadi motor utama yang akan memicu lonjakan harga pada pembukaan perdagangan Senin pagi.

"Ada kemungkinan besar di minggu depan sampai hari Sabtu, Sabtu pagi kemungkinan kalau harga emas dunia naik, harga logam mulia itu di Rp2.610.000," ujar Ibrahim dalam keterangan tertulis, Minggu (4/1/2026).

Baca Juga: Trump Akui AS Rebut Minyak Venezuela, Ambil Alih Cadangan Terbesar di Dunia

Ibrahim menjelaskan bahwa harga emas dunia ditutup pada level USD4.332 per troy ounce pada Sabtu pagi, dengan harga logam mulia domestik berada di angka Rp2.488.000 per gram. Ia memaparkan dua skenario utama untuk sepekan ke depan.



Jika harga emas dunia mengalami koreksi ke level USD4.258 pada hari Senin, maka harga logam mulia diperkirakan turun ke Rp2.458.000. Namun, skenario kenaikan jauh lebih kuat terlihat di mana emas dunia diprediksi mampu meloncat ke USD4.426 pada Senin pagi, yang akan mendorong harga logam mulia ke level Rp2.518.000.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Rekomendasi
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
Elon Musk: Drone Murah...
Elon Musk: Drone Murah China Bisa Hancurkan Jet Tempur F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved